Bacaan Niat dan Doa
Wudhu Dan Baca Kumpulan Doa Sebelum Tidur Agar Tidur dalam Keadaan Suci Malam Ini
Sebelum tidur mungkin kita sudah diajarkan oleh orangtua kita untuk mencuci tangan dan menggosok gigi, namun baiknya ditambah dengan wudhu sebelum tid
Penulis: Kurniatul Hidayah | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM - Sebelum tidur mungkin kita sudah diajarkan oleh orangtua kita untuk mencuci tangan dan menggosok gigi, namun baiknya ditambah dengan wudhu sebelum tidur.
Hal ini mengacu pada hadis Ibnu Hibban yang menyebutkan:
"Barangsiapa yang tidur dalam keadaan suci, maka malaikat akan bersamanya di dalam pakaiannya. Dia tidak akan bangun hingga malaikat berdoa ‘Ya Allah, ampunilah hambamu si fulan karena tidur dalam keadaan suci.'"

Adapun untuk syarat wudhu meliputi:
1. Islam
2. Tamyiz, yakni dapat membedakan baik buruknya sesuatu pekerjaan
3. Tidak berhadas besar
4. Dengari air suci lagi mensucikan
5. Tidak ada sesuatu yang menghalangi air sampai ke anggota wudhu', misalnya getah, cat dan sebagainya
6. Mengetahui mana yang wajib (fardlu) dan mana yang sunat
Baca juga: Keutamaan Sholat Dhuha yang Bisa Lancarkan Rezeki dan Wasiat Rasulullah SAW, Ini Niat dan Doanya
Kemudian untuk fardhu dalam wudhu yakni:
1. Niat (ketika membasuh muka)
NAWAITUL WUDLUU- A LIRAF TL HADATSIL ASH -GHARI FARDLAN LILLAAHI TAAALA .
Artinya :
"Aku niat berwudhu untuk menghilangkan hadas kecil, fardlu karena Allah."
2. Membasuh seluruh muka (mulai dari tumbuhnya rambut kepala hingga bawah dagu, dan dari telinga kanan hingga telinga kiri).
3. Membasuh kedua tangan sampai siku-siku.
4. Mengusap sebagian rambut kepala.
5. Membasuh kedua belah kaki sampai mata kaki.
6. Tertib (berturut-turut), artinya mendahulukan mana yang harus dahulu, dan mengakhirkan mana yang harus diakhirkan.
Baca juga: Bacaan Doa Agar Kita Terhindar dari Pikiran Buruk
Selanjutnya untuk tata cara berwudhu bisa disimak langkah berikut ini:
1. Membaca "BISMILLAAHIRRAIJMAANIRRAHIIM" sebelum memulai wudhu.
Sambil mencuci kedua belah tangan sampai pergelangan tangan dengan bersih.
2. Selesai membersihkan tangan terus berkumur-kumur tiga kali. Dilakukan sambil membersihkan gigi.
3. Selesai berkumur terus mencuci lubang hidung tiga kali. Tujuannya untuk membersihkan lubanghidung dari kotoran.
4. Selesai mencuci lubang hidung terus mencuci muka tiga kali. Mulai dari tempat tumbuhnya rambut kepala hingga bawah dagu dan dari telinga kanan ke telinga kiri, sambil membaca niat wudhu.
5. Setelah membasuh muka (mencuci muka), lalu mencuci kedua belah tangan hingga siku-siku tiga kali. Pastikan tangan hingga siku basah oleh air.
6. Selesai mencuci kedua belah tangan, terus menyapu sebagian rambut kepala tiga kali. Air disaputkan ke kepala sampai mebahasahi rambut.
7. Selesai menyapu sebagian rambut kepala, terus menyapu kedua belah telinga tiga kali. Pastikan lakukan dengan benar.
8. Dan yang terakhir mencuci kedua belah kaki tiga kali, dari/sampai mata kaki. Pastikan pula di langkah ini kedua belah kaki sampai mata kaki basah.
Kumpulan Doa Sebelum Tidur
Baca doa sebelum tidur:
باسمِكَ اللَّهُمَ أَحْيا وأمُوتُ
Bismika allahumma ahyaa wa amuut(u)
"Dengan nama-Mu ya Allah, aku hidup dan aku mati." (HR.Bukhari dan Muslim)
Selain membaca doa sebelum tidur, umat Muslim juga dianjurkan untuk membaca surat pendek lain dalam Alquran.
Sebagaimana yang pernah disampaikan Aisyah RA:
Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam ketika berada di tempat tidur di setiap malam, beliau mengumpulkan kedua telapak tangannya lalu kedua telapak tangan tersebut ditiup dan dibacakan ’Qul huwallahu ahad’ (surah Al-Ikhlas), ’Qul a’udzu birobbil falaq’ (surat Al-Falaq) dan ’Qul a’udzu birobbin naas’ (surat An-Naas). Kemudian beliau mengusapkan kedua telapak tangan tadi pada anggota tubuh yang mampu dijangkau dimulai dari kepala, wajah, dan tubuh bagian depan. Beliau melakukan yang demikian sebanyak tiga kali. (HR. Bukhari)
Surat Al Ikhlas
بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
قُلۡ هُوَ اللّٰهُ اَحَدٌ
Qul huwal laahu ahad
1. Katakanlah (Muhammad), "Dialah Allah, Yang Maha Esa.
اَللّٰهُ الصَّمَدُ
Allah hus-samad
2. Allah tempat meminta segala sesuatu.
لَمۡ يَلِدۡ ۙ وَلَمۡ يُوۡلَدۡ
Lam yalid wa lam yuulad
3. (Allah) tidak beranak dan tidak pula diperanakkan.
وَلَمۡ يَكُنۡ لَّهٗ كُفُوًا اَحَدٌ
Wa lam yakul-lahu kufuwan ahad
4. Dan tidak ada sesuatu yang setara dengan Dia.
Surat Al Falaq
بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
قُلۡ اَعُوۡذُ بِرَبِّ الۡفَلَقِۙ
Qul a'uzuu bi rabbil-falaq
1. Katakanlah, "Aku berlindung kepada Tuhan yang menguasai subuh (fajar)
مِنۡ شَرِّ مَا خَلَقَۙ
Min sharri ma khalaq
2. dari kejahatan (makhluk yang) Dia ciptakan
وَمِنۡ شَرِّ غَاسِقٍ اِذَا وَقَبَۙ
Wa min sharri ghasiqin iza waqab
3. dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita
وَمِنۡ شَرِّ النَّفّٰثٰتِ فِى الۡعُقَدِۙ
Wa min sharrin-naffaa-thaati fil 'uqad
4. dan dari kejahatan (perempuan-perempuan) penyihir yang meniup pada buhul-buhul (talinya)
وَمِنۡ شَرِّ حَاسِدٍ اِذَا حَسَدَ
Wa min shar ri haasidin iza hasad
5. dan dari kejahatan orang yang dengki apabila dia dengki.
Surat An Naas
بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
قُلْ اَعُوْذُ بِرَبِّ النَّاسِ
Qul a'uzu birabbin naas
1. Katakanlah, "Aku berlindung kepada Tuhannya manusia
مَلِكِ النَّاسِۙ
Malikin naas
2. Raja manusia
اِلٰهِ النَّاسِۙ
Ilaahin naas
3. sembahan manusia
مِنۡ شَرِّ الۡوَسۡوَاسِ ۙ الۡخَـنَّاسِ
Min sharril was waasil khannaas
4. dari kejahatan (bisikan) setan yang bersembunyi
الَّذِىۡ يُوَسۡوِسُ فِىۡ صُدُوۡرِ النَّاسِۙ
Al lazii yuwas wisu fii suduurin naas
5. yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia,
مِنَ الۡجِنَّةِ وَالنَّاسِ
Minal jinnati wan naas
6. dari (golongan) jin dan manusia. (Kur)