Breaking News:

Ada BPJS Kesehatan, Pasien Ini Tidak Jadi Jual Motor untuk Kesembuhan Kaki

Adanya program Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan dirasa mampu memberikan perasaan aman kepada masyarakat.

Penulis: Ardhike Indah | Editor: Ikrob Didik Irawan
Ist
Adanya program Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan dirasa mampu memberikan perasaan aman kepada masyarakat. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Ardhike Indah

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Adanya program Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan dirasa mampu memberikan perasaan aman kepada masyarakat.

Setidaknya, itu yang dirasakan oleh Gumilang Bagas (25). Dia merasa begitu terbantu dengan adanya BPJS Kesehatan yang mengasuransi dirinya.

Laki-laki yang berprofesi sebagai karyawan swasta tersebut pernah mengalami kecelakaan dan patah tulang di tahun 2020, tepatnya di bulan Februari.

Saat itu, kaki sebelah kirinya harus dioperasi sesegera mungkin atau keadaan tubuhnya memburuk karena fraktur terbuka.

“Saya kecelakaan di daerah Juminahan. Niatnya mau kuliah pagi, tapi karena ngantuk dan tidak waspada, saya ditabrak orang,” bukanya mengawali cerita.

Gumilang yang merupakan alumni Institut Seni Indonesia (ISI) mengakui, dirinya sempat kalut melihat keadaan saat terjatuh.

Perasaannya campur aduk antara menahan sakit dan memikirkan biaya yang harus dibayar untuk pengobatan kakinya.

Pikirannya sudah tidak tenang. Dia tahu, biaya pengobatan pasti selangit.

“Pas itu, setelah kecelakaan, saya dibawa ke RS Bethesda. Bayangkan, kalau saat itu tidak ada BPJS Kesehatan, saya mau jual motor kog. Operasi kaki saya saja sudah Rp 20 jutaan, belum kamar, obat, krek dan lain-lain,” ungkap Gumilang sembari geleng-geleng kepala.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved