Breaking News:

Seorang Pria di Sleman Ditemukan Gantung Diri di Kandang Burung

Seorang laki-laki di Sleman ditemukan meninggal dunia dalam kondisi tergantung di kandang ternak burung murai di rumahnya pada Sabtu (11/9/2021) pagi.

Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Hari Susmayanti
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN-- Seorang laki-laki di Sleman ditemukan meninggal dunia dalam kondisi tergantung di kandang ternak burung murai di rumahnya pada Sabtu (11/9/2021) pagi.

Korban diduga meninggal dunia karena bunuh diri dengan cara gantung diri.

 Jenazah korban kali pertama ditemukan oleh sang istri. 

"Tubuh korban pertama kali ditemukan oleh istrinya. Ditemukan sekitar pukul 04.30 WIB," ujar Kapolsek Mlati, Komisaris Polisi Tony Priyanto, didampingi Kanit Reskrim Polsek Mlati Iptu Dwi Noor Cahyanto, dikonfirmasi Sabtu siang.  

Kapolsek menjelaskan penemuan korban bermula ketika dinihari itu sang Istri mencari suaminya di dalam rumah.

Namun setelah mencari ke sejumlah ruangan, sang suami tidak ditemukan.

Baca juga: Satu Keluarga di Banjarmasin Ditemukan Meninggal di Bawah Tumpukan Baju

Saat itu, sang istri kemudian naik ke lantai atas yang digunakan sebagai kandang ternak burung dan ternyata tubuh korban ditemukan sudah menggantung dengan seutas tali tambang diameter sekitar 8 mm pada blandar cor.

Sang istri yang terkejut mendapati tubuh suaminya menggantung, segera minta tolong kepada Ketua RT setempat dan melapor ke Polsek Mlati.

Tak berselang lama, petugas yang menerima laporan tersebut segera mendatangi lokasi, melakukan olah TKP dan berkoodinasi dengan Inafis serta dokter dari RS Sakina Idaman.

Menurutnya, dari hasil pemeriksaan pada tubuh korban, dokter menyimpulkan tidak ditemukan ada tanda-tanda kekerasan fisik.

Korban diduga meninggal karena gantung diri tiga jam sebelum ditemukan. Keluarga Korban sudah menerima kejadian ini sebagai musibah, dan telah membuat surat pernyataan tidak akan menempuh jalur hukum. 

"Terkait dugaan penyebabnya, kami belum mengetahui pastinya. Ada dugaan gangguan kejiwaan," kata dia. 

Disclaimer: Berita atau artikel ini tidak bertujuan menginspirasi tindakan pengakhiran hidup sendiri.

Pembaca yang merasa memerlukan layanan konsultasi masalah kejiwaan, terlebih pernah terbersit keinginan melakukan percobaan mengakhiri hidup sendiri, jangan ragu bercerita, konsultasi atau memeriksakan diri ke psikiater di rumah sakit yang memiliki fasilitas layanan kesehatan jiwa.

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved