Breaking News:

Cerita Pemilik Lahan Terdampak Tol Yogyakarta-Bawen, Wakaf untuk Rumah Keranda

pembangunan proyek nasional Tol Yogyakarta-Bawen dan Tol Yogyakarta-Solo di beberapa wilayah di Sleman

Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Iwan Al Khasni
IST
Pembangunan proyek nasional Tol Yogyakarta-Bawen dan Tol Yogyakarta-Solo di beberapa wilayah di Sleman sudah memasuki pembayaran uang ganti ruti (UGR). 

Tribunjogja.com Sleman -- Pembangunan proyek nasional Tol Yogyakarta-Bawen dan Tol Yogyakarta-Solo di beberapa wilayah di Sleman sudah memasuki pembayaran uang ganti rugi (UGR).

Namun ada saja cerita dari warga terdampak pembangunan Tol Yogyakarta-Bawen dan Tol Yogyakarta-Solo .

Satu diantara terjadi di padukuhan Sanggrahan, Kalurahan Tirtoadi, Kabupaten Sleman.

Sebagian wilayahnya terdampak dalam proyek pembangunan jalan Tol Yogyakarta-Bawen dan Tol Yogyakarta-Solo .

Namun hampir 90 persen yang terdampak di sini adalah pemukiman.

Sisanya ladang dan pekarangan.

Satu di antaranya milik Murtinah.

Jogoboyo (Kasi Pemerintahan) Tirtoadi, yang juga menjabat Plt Dukuh Sanggrahan, Heky Prihantoro, menunjukkan patok proyek tol Jogja - Bawen di Sanggrahan, Sleman
Jogoboyo (Kasi Pemerintahan) Tirtoadi, yang juga menjabat Plt Dukuh Sanggrahan, Heky Prihantoro, menunjukkan patok proyek tol Jogja - Bawen di Sanggrahan, Sleman (Tribun Jogja/ Ahmad Syarifudin)

Plt Dukuh Sanggrahan, Heky Prihantoro mengatakan, bidang tanah milik Murtinah luasnya sekira 500an meter persegi.

Tidak semua tanahnya, terdampak pembangunan Tol Yogyakarta-Bawen.

Hanya sebagian dan masih menyisakan tanah sekitar 80-90an meter.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved