Breaking News:

Kota Yogyakarta

Pemkot Gelar Vaksinasi Rabies Gratis, Khusus Hewan Peliharaan Domisili Kota Yogya 

Selain di 45 kelurahan, vaksinasi rabies kali ini juga dilangsungkan di 10 tempat praktek dokter, maupun poliklinik hewan.

Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Gaya Lufityanti
istimewa
Seekor kucing tengah mengikuti vaksinasi rabies gratis yang digulirkan Pemkot Yogya di sebuah kelurahan, Kamis (9/9/2021). 

TRIBUNJOGJA.COM - Tidak hanya fokus menggenjot percepatan vaksinasi virus corona, Pemkot Yogyakarta juga memberikan perhatian pada hewan peliharaan seperti kucing, anjing dan kera, untuk mendapat akses vaksin rabies secara gratis hingga 30 Oktober 2021 mendatang. 

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogyakarta, Suyana mengatakan, kegiatan ini digelar untuk mencegah penyakit rabies berkembang dan menjaga status bebas rabies yang sekarang telah disandang DI Yogyakarta

Ia menjelaskan, selain di 45 kelurahan, vaksinasi rabies kali ini juga dilangsungkan di 10 tempat praktek dokter, maupun poliklinik hewan.

Baca juga: Berikan Vaksin Rabies Gratis, Dinas Pertanian dan Pangan Kota Prioritaskan Anjing

Hal itu, sebagai bentuk kolaborasi dengan Persatuan Dokter Hewan Indonesia. 

"Untuk jadwalnya, yang di kelurahan itu pukul 09.00-13.00. Tapi, kalau yang di dokter hewan, bisa menyesuaikan jam prakteknya," katanya, Kamis (9/9/2021). 

Secara umum, lanjut Suyana, persyaratannya masih serupa dengan agenda vaksinasi rabies sebelumnya.

Yakni, hewan berusia minimal empat bulan, serta berada dalam kondisi sehat.

Selain itu, harus dipastikan juga, hewan tersebut berdomisili di wilayah Kota Yogyakarta

"Kalau pemiliknya kan tidak semua KTP Kota Yogyakarta, tidak masalah, yang penting hewannya itu tinggal, atau domisili di Kota Yogyakarta," katanya. 

Baca juga: Kisah DS Selamatkan Kucing Terlantar di Petshop Sleman, Debat Kusir dengan Pemilik Selama 1,5 Jam

Karena itu, ia pun mengimbau agar semua pemilik hewan peliharaan dapat memanfaatkan momentum ini, untuk memvaksin anabul kesayangannya.

Terlebih, rabies merupakan penyakit yang tidak sepele. 

"Harus diakui ya, penyakit rabies cukup berbahaya karena sifatnya selulosa, dari hewan bisa menularkan kepada manusia," pungkas Suyana. ( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved