Breaking News:

Pemakaman Jenazah Covid-19 di DI Yogyakarta Alami Penurunan Selama Sebulan Terakhir

Jumlah jenazah yang dimakamkan dengan protokol tetap (protap) Covid-19 di DI Yogyakarta menunjukkan tren penurunan seiring dengan melandainya kasus

TRIBUNJOGJA.COM / Kurniatul Hidayah
Kepala Pelaksana BPBD DIY Biwara Yuswantana 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Jumlah jenazah yang dimakamkan dengan protokol tetap (protap) Covid-19 di DI Yogyakarta menunjukkan tren penurunan seiring dengan melandainya kasus terkonfirmasi di wilayah ini.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIY, Biwara Yuswantana menjelaskan, per tanggal 1-8 September 2021 lalu tercatat ada 70 jenazah yang dimakamkan dengan menerapkan protap Covid-19.

Rinciannya, 9 jenazah dijemput di tempat isolasi mandiri sedangkan 61 jenazah di fasilitas layanan kesehatan (fasyankes).

"Perharinya naik turun. Ada 4, 5, 8, 14, 3, 10, 7 (jenazah). Tapi kalau kita bandingkan per bulannya turun," terang Biwara, Kamis (9/9/2021).

Baca juga: Sebanyak 39 Industri di Sleman Meminta Izin Agar Dapat Operasional Penuh 

Biwara menjelaskan, tren penurunan mulai terlihat sejak awal Agustus 2021.

Sedangkan puncak angka kematian terjadi pada rentan waktu antara pertengahan Juli hingga akhir bulan Agustus. 

Kala itu jumlah pemakaman jenazah sempat menyentuh 2.500 kasus.

Untuk sepanjang bulan Agustus sendiri dilaporkan ada 1.256 jenazah yang dimakamkan dengan protap Covid-19.

Rinciannya, 178 jenazah dari tempat isolasi mandiri dan 1.078 jenazah di fasyankes.

Biwara tak menampik jika masih ada pasien isoman yang meninggal akibat Covid-19 di tengah penurunan kasus kematian. 

Halaman
123
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved