Breaking News:

Berita Kesehatan

Ini Berbagai Macam Penyebab Telat Bulan Selain Akibat Kehamilan

Telat bulan adalah indikator paling jelas untuk wanita yang memasuki masa kehamilan. Namun, hal itu bukan satu-satunya penyebab

Penulis: Mona Kriesdinar | Editor: Mona Kriesdinar
Net
Ilustrasi 

"Tetapi tanyakan kepada dokter Anda sebelum mencobanya untuk memastikan itu aman untuk Anda," tambahnya.

5. Kondisi tiroid

Kelenjar tiroid Anda adalah kelenjar berbentuk kupu-kupu di pangkal leher Anda. 

Dan itu adalah salah satu dari banyak mekanisme hormonal yang membantu mendikte menstruasi Anda. 

Jika terlalu aktif (hipertiroidisme) atau kurang aktif (hipotiroidisme), Anda mungkin mengalami menstruasi yang terlambat.

“Masalah tiroid umum terjadi, mempengaruhi lebih dari 10% wanita,” kata Dr. Higgins. 

"Mereka dapat menyebabkan menstruasi yang tidak teratur atau hilang dan dapat disalahartikan sebagai menopause," tambahnya.

6. Remaja

Ini terjadi pada remaja yang beranjak dewasa dan mulai mengalami menstruasi

Biasanya, dibutuhkan waktu yang cukup lama untuk hingga praremaja dan remaja memiliki sumbu hipotalamus-hipofisis-ovarium (HPO) yang matang.

“Sumbu HPO adalah sistem hormonal yang mengatur ovulasi dan siklus menstruasi Anda. Dibutuhkan beberapa tahun agar sumbu HPO matang dan mengatur menstruasi Anda," kata Dr. Higgins.

Biasanya, menstruasi Anda akan merata dan menjadi lebih mudah diprediksi di akhir usia belasan dan 20-an.

7. Perimenopause

Perimenopause adalah transisi dari tahun-tahun reproduksi ke menopause. 

Transisi ini mungkin memakan waktu satu atau dua tahun, atau bisa memakan waktu beberapa tahun . 

Dan selama waktu ini, siklus Anda mungkin menjadi tidak teratur.

Bisa jadi 25 hari satu bulan dan 29 hari berikutnya.

“Menstruasi yang tidak teratur selama perimenopause tidak masalah. Tetapi jika menstruasi Anda secara konsisten semakin berat atau semakin dekat, temui dokter Anda,” kata Dr. Higgins.

Usia rata-rata menopause adalah 51 tahun, jadi perimenopause sering dimulai pada usia 40-an atau 50-an. Biasanya, perimenopause juga disertai dengan gejala lain, seperti:

  • Insomnia.
  • Perubahan suasana hati.
  • Keringat malam.
  • Vagina yang kering

Jangan abaikan telat bulan

Jika Anda melacak periode Anda, Anda mungkin akan segera tahu jika ada sesuatu yang salah. Simpan buku harian periode haid di kalender Anda atau dapatkan aplikasi yang dirancang untuk tujuan itu. Catatan itu dapat memberikan informasi berharga bagi Anda dan dokter Anda.

“Menstruasi yang terlambat terkadang merupakan akibat dari sesuatu yang kecil, tetapi jika Anda sering mengalami menstruasi yang terlambat atau tidak teratur, tanyakan kepada dokter Anda untuk menyingkirkan kondisi kesehatan lainnya," kata Dr. Higgins. (*/Cleveland Clinic)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved