Breaking News:

Berita Kesehatan

Mengenal Syok Insulin, Kondisi Berbahaya Saat Gula Darah Mencapai Titik Terendah

Gula darah yang sangat rendah dapat menyebabkan seseorang menjadi linglung atau bahkan tidak sadarkan diri.

Penulis: Mona Kriesdinar | Editor: Mona Kriesdinar
net
Ilustrasi pengukuran kadar gula darah 

TRIBUNJOGJA.COM - Jika Anda menderita diabetes, itu berarti Anda harus hidup dengan penuh kedisiplinan. Anda harus menghitung jumlah karbohidrat yang dikonsumsi, berolahraga secara teratur, memeriksa gula darah secara rutin, dan sederet program perawatan diabetes lainnya.

Program perawatan diabetes ini tidak hanya untuk menurunkan kadar gula darah, tapi bertujuan untuk menyeimbangkan kadar gula dalam darah sehingga berada dalam kisaran normal.

Lantaran gula darah yang terlalu rendah pun, bisa sangat membahayakan.

Sebagaimana diketahui, penderita diabetes mengalami gangguan dalam pengelolaan kadar gula darah.

Ini bisa menjadi sangat tinggi, sementara di waktu yang lain gula darah bisa turun alias mengalami hipoglikemia.

Gula darah yang sangat rendah dapat menyebabkan seseorang menjadi linglung atau bahkan tidak sadarkan diri.

Oleh sebab itu, penting untuk mengetahui tanda-tanda hipoglikemia berat sehingga bisa merencanakan langkah perawatan selanjutnya.

Baca juga: Ini Saran Ahli Agar Diabetes Tipe 2 Bisa Mencapai Remisi, Gula Darah Normal dan Tak Ada Komplikasi

Sebagai informasi, diabetes membuat tubuh seseorang tidak dapat memproduksi cukup – atau apapun – insulin, yang merupakan hormon yang memungkinkan tubuh untuk mengubah dan menggunakan glukosa (gula) dari makanan sebagai bahan bakar.

Akibatnya, kadar gula darah mereka terlalu tinggi.

Orang dengan diabetes tipe 1 dan beberapa orang dengan diabetes tipe 2 menggunakan insulin untuk membantu menjaga gula darah mereka pada tingkat yang aman dan lebih rendah.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved