Breaking News:

Persiba Bantul

Liga 3 Tanpa Putaran Regional, Persiba Bantul Bisa Hemat Anggaran

Regulasi Liga 3 yang meniadakan putaran regional akan menguntungkan bagi Laskar Sultan Agung.

Penulis: Taufiq Syarifudin | Editor: Gaya Lufityanti
Tribunjogja.com | Suluh Pamungkas
Persiba Bantul 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Manajer Persiba Bantul, Rumawan menyebutkan regulasi Liga 3 yang meniadakan putaran regional akan menguntungkan bagi Laskar Sultan Agung.

Sebelum PT LIB dan PSSI memutuskan akan menggelar Liga 3 pada Bulan Oktober 2021 mendatang, dengan ketentuan tidak ada putaran regional, maka tim yang lolos dari putaran provinsi akan langsung bermain di putaran nasional dengan tim yang akan bersaing sejumlah 64 tim.

Selanjutnya pada musim 2021 ini Liga 3 akan melakukan promosi sebanyak delapan tim, dan Liga 2 diputuskan bakal mendegradasi empat tim.

Rumawan juga menuturkan jika keputusan Liga 3 langsung ke putaran provinsi dapat memangkas pengeluaran tim selama kompetisi.

Baca juga: Persiba Bantul Berencana Latihan Pertengahan September Bila Liga 3 Jadi Diputar Oktober

Ia juga berharap semoga regulasi musim ini dapat menjadi titik balik bagi Persiba Bantul untuk meraih tiket promosi ke Liga 2.

"Apalagi kalau kuota tim yang promosi ke Liga 2 ditambah, tentu itu bisa jadi peluang yang besar untuk Persiba Bantul naik kasta," jelasnya.

Saat ini Persiba Bantul masih meliburkan pemainnya akibat kebijakan PPKM pada bulan Juli 2021 lalu.

Tetapi Rumawan mengatakan Persiba Bantul segera berlatih kembali, karena melihat Liga 3 yang juga semakin dekat kepastiannya.

"Iya ini besok mau ketemu dengan presiden klub (Sukeno) untuk membahas apa saja yang perlu dipersiapkan untuk latihan bulan ini dan sebagainya," tukasnya.

Baca juga: Persiba Bantul Bakal Ikuti Vaksinasi Covid-19 Sebagai Bentuk Komitmen Kompetisi Liga 3 2021

Sementara itu, asisten pelatih Persiba Bantul, Darmaji membeberkan mengapa Persiba Bantul masih meliburkan aktivitas tim karena pertimbangan belum adanya kejelasan dari federasi.

"Kemarin memang pertimbangan manajemen masih menunggu kompetisi diputar kapan, kalau kita sudah persiapan dan kontrak pemain tapi liganya mundur atau tidak jadi, nanti manajemen keberatan dari segi pembiayaan, karena sponsor juga belum masuk," kata pelatih yang juga pernah bermain untuk PSIM Yogyakarta itu.

Ia berharap dengan adanya keputusan PT LIB dan PSSI akan menggelar Liga 3 pada bulan Oktober tidak diwarnai dengan jadwal yang mundur-mundur lagi seperti yang terjadi pada Liga 1 kemarin.

"Ya kalau saya sebagai pelatih inginnya latihan dan ada kompetisi yang jelas saja," pungkasnya.( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved