Breaking News:

Pendidikan

Tak Memenuhi Syarat, 10 SMP Swasta di Gunungkidul Terancam Tak Terima BOS

Sepuluh SMP swasta di Gunungkidul tak bisa memenuhi syarat jumlah murid paling sedikit 60 anak dalam 3 tahun terakhir.

Penulis: Alexander Aprita | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Gunungkidul 

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Sekitar 10 Sekolah Menengah Pertama (SMP) swasta di Kabupaten Gunungkidul terancam tak lagi menerima dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) mulai tahun depan.

Pasalnya, mereka terbentur syarat yang ditetapkan pemerintah.

Kepala Bidang (Kabid) SMP, Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Gunungkidul, Kiswara menjelaskan penghentian bisa dilakukan lantaran jumlah murid yang kurang di sekolah tersebut.

"Ada aturannya dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) 6/2021," jelas Kiswara pada wartawan, Selasa (07/09/2021).

Ia menjelaskan aturan itu memuat tentang Petunjuk Teknis Pengelolaan BOS Reguler.

Baca juga: 62 Persen Pelajar Gunungkidul Sudah Disuntik Dosis Pertama Vaksin COVID-19

Pada Pasal 3 ayat 2 huruf d, dijelaskan bahwa syarat sekolah menerima BOS adalah memiliki jumlah murid paling sedikit 60 anak dalam 3 tahun terakhir.

Menurut Kiswara, berdasarkan hasil pendataan yang dilakukan, ada 10 SMP swasta yang tak bisa memenuhi syarat itu.

Alhasil, dana BOS terancam tak lagi bisa didapatkan mereka.

"Kemungkinan tahun depan sekolah tersebut sudah tidak mendapatkan BOS," jelasnya.

Kiswara mengatakan operasional sekolah selanjutnya akan dikembalikan ke yayasan yang menaungi sekolah.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved