Breaking News:

Jawa

Kasus Covid-19 Melandai Permintaan Logistik Pasien Isoman di Kabupaten Magelang Turun hingga 70%

Penurunan permintaan logistik juga ditengarai adanya lokasi isolasi terpusat yang menjadi bagian program Pemkab Magelang dalam menangani Covid-19.

Penulis: Nanda Sagita Ginting | Editor: Gaya Lufityanti
istimewa
Gudang penyimpanan logistik milik BPBD Magelang 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Nanda Sagita Ginting

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Magelang menilai akibat melandainya angka kasus penularan Covid-19 membuat permintaan logistik bagi pasien isolasi mandiri (isoman) juga mengalami penurunan.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Magelang, Mhd Muzamil mengatakan, penurunan permintaan bantuan logistik bagi pasien isoman mencapai 70 persen.

"Benar permintaan logistik isoman menurun. Tentu kami yakini,  ini terjadi karena kasus Covid-19 juga mengalami penurunan sehingga permintaan (logistik isoman) berbanding lurus dengan angka kejadian," terangnya kepada Tribunjogja.com, pada Selasa (07/09/2021).

Ia menambahkan , pada awal masa pembatasan PPKM saat Kabupaten Magelang masih level 4, permintaan logistik bagi pasien isoman bisa mencapai puluhan orang per hari.

Baca juga: Angka Kematian Menurun, DPRKP Kabupaten Magelang Tetap Anggarkan Pengadaan Lahan Jenazah Covid-19

Bahkan, pihaknya pun sempat menyiapkan hingga 10 ton beras untuk memenuhi kebutuhan warga yang menjalani isoman.

Bantuan logistik tersebut akan diberikan per jumlah jiwa dalam bentuk paket sembako terdiri dari 5 Kg beras, mie instan, susu dan kebutuhan pokok lainnya. 

"Kini,  permintaan jauh menurun dari awal Juli lalu. Hari ini saja, hanya 2 orang pasien isoman yang mengajukan permintaan bantuan logistik," terangnya.

Selain akibat landainya kasus penularan. Penurunan permintaan logistik juga ditengarai adanya lokasi isolasi terpusat (isoter) yang menjadi bagian program Pemkab Magelang dalam menangani kasus Covid-19.

Di mana, isoter yang berada di Balpekes , Salam, Kabupaten Magelang itu memiliki kapasitas hingga 90 TT.

"Sekarang kan, pasien isoman bisa ditempatkan di isoter juga. Jadi, sedikitnya ada pengaruh untuk permintaan logistiknya. Karena mereka (pasien) isoman untuk keperluannya sudah dipenuhi langsung oleh Balpekes,"urainya. ( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved