Breaking News:

TP PKK DIY Gelar Percepatan Vaksinasi di Kulon Progo, Sasar 500 Penyandang Disabilitas

TP PKK DIY Gelar Percepatan Vaksinasi di Kulon Progo, Sasar 500 Penyandang Disabilitas

Penulis: Sri Cahyani Putri | Editor: Hari Susmayanti
Istimewa
Penyandang disabilitas di Kulon Progo divaksinasi COVID-19 yang digelar oleh TP PKK DIY di Rumah Dinas Bupati Kulon Progo, Sabtu (4/9/2021). 

TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Tim Penggerak, Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) DI.Yogyakarta menggelar vaksinasi bagi penyandang disabilitas di Kabupaten Kulon Progo.

Total ada 500 difabel di Kabupaten Kulon Progo yang divaksin Covid-19. Adapun vaksin yang digunakan berjenis Sinopharm. 

Wakil Ketua I TP PKK DIY, Gusti Kanjeng Bendara Raden (GKBR) Ayu Adipati Paku Alam mengatakan penyandang disabilitas menjadi prioritas percepatan vaksinasi karena termasuk kelompok rentan.

Selain itu diharapkan segera terbentuk herd immunity (kekebalan komunal). 

"Kami ingin merengkuh mereka agar kekebalan kelompok segera terbentuk," ucapnya, Sabtu (4/9/2021). 

Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung program vaksinasi karena banyak nilai positif yang bisa diperoleh setelah terinjeksi vaksin Covid-19.

Serta sebagai bentuk dukungan kepada pemerintah dalam mencegah penyebaran, dampak dan resiko paparan virus corona. 

Baca juga: Akibat Pandemi COVID-19, Umbul Ponggok Klaten Alami Kerugian Rp1,2 Miliar Per Bulan

Sementara, Ketua TP PKK Kabupaten Kulon Progo, Sri Wahyu Widhati mengatakan supaya vaksinasi bagi penyandang disabilitas berjalan lancar, perlu upaya tambahan seperti mobilisasi dan akomodasi bagi mereka mengingat keterbatasan fisik dan tempat tinggal. 

Oleh sebab itu, guna mempermudah mobilisasi dan koordinasi, selain diselenggarakan di rumah dinas (rumdin) Bupati Kulon Progo juga secara serentak dilaksanakan di 10 kapanewon yang bekerjasama dengan puskesmas masing-masing. 

Adapun total kuota vaksin yang diberikan sebanyak 500 sasaran. Terdiri dari 100 kuota di Rumdin Bupati Kulon Progo dan 400 kuota di 10 kapanewon. 

"Kita mengupayakan nantinya ada kuota tambahan bagi penyandang disabilitas lainnya. Sebab mereka juga memiliki hak vaksin yang sama dengan kita," pungkasnya. (Tribunjogja/Sri Cahyani Putri)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved