Breaking News:

Salacca Soft Candy, Permen Kulit Salak Inovasi Mahasiswa UGM Kaya Kandungan Antidiabetes

Empat mahasiswa UGM berhasil mengolah limbah kulit salak menjadi permen yang aman kaya kandungan gizi termasuk antidiabetes bernama Salacca Soft Candy

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Kurniatul Hidayah
tribunjogja/hamimthohari
ILUSTRASI Salak Pondoh 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Empat mahasiswa UGM berhasil mengolah limbah kulit salak menjadi permen yang aman kaya kandungan gizi termasuk antidiabetes bernama Salacca Soft Candy.

Aulia Nur Aeni Kholisoh, mahasiswa Fisipol pengembang permen limbah kulit salak mengatakan idea awal pembuatan permen tersebut bermula dari keprihatinan mereka terhadap nasib petani salak yang terdampak pandemi Covid-19, khususnya petani salak di Srumbung, Magelang.

Sejak pandemi, petani salak di daerah itu mengalami penurunan pendapatan dari penjualan salak. Padahal salak merupakan komoditas andalan di wilayah tersebut.

Baca juga: PADAT MERAYAP, Malioboro Ramai di Tengah Penerapan PPKM Level 4 Pada Malam Minggu Ini

Lantas Aulia dan ketiga rekannya yakni Ginna Ervarizki (FIB), Nafis Muhimmatul Ulya (Fakultas Biologi), Vera Nurohmah Indrawati (Fakultas Biologi) berupaya mencari solusi untuk mengolah buah salak menjadi produk olahan yang tahan lama dan bernilai ekonomis.

Merekapun terectus ide untuk memanfaatkan buah sekaligus kulit salak untuk diolah menjadi permen yang sehat dan aman dikonsumsi, termasuk mencegah diabetes.

"Dari beberapa literatur disebutkan bahwa kulit salak mengandung zat bioaktif seperti flavonoid, fenolik, antioksidan, dan zat aktif lainnya yang berfungsi untuk menstabilkan kadar gula darah yaitu dengan menghambat enzim α-glukosidase," terangnya.

Seperti diketahui diabetes mellitus masih menjadi ancaman kesehatan masyarakat dunia.

Data WHO mencatat pada tahun 2014 terdapat 422 juta jiwa penderita diabetes di seluruh dunia dan diperediksi pada 2045 akan mencapai 629 juta jiwa diseluruh dunia jika tidak dilakukan intervensi.

Oleh sebab itu keempat mahasiswa muda ini berinovasi membuat makanan yang sehat dan memiliki kandungan anti diabetes.

Melalui Program Kreativitas Mahasiswa bidang Kewirausahaan dengan bimbingan Bayu Dardias Kurniadi, S.I.P., M.A., M.Pub.Pol., Ph.D mereka membuat permen dari sari buah dan ekstrak kulit salak.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved