Serie A
AC MILAN: Tanggapan Kakak Gigio soal Spanduk Ancaman Keras Curva Sud ke Donnarumma
Penjaga gawang Italia itu memilih pergi segara gratis dari klub yang membesarkannya, sehingga memicu responds keras dari pendukung garis keras
Penulis: Joko Widiyarso | Editor: Joko Widiyarso
TRIBUNJOGJA.COM - Kakak Gianluigi Donnarumma, Antonio Donnarumma menjawab pesan ancaman suporter AC Milan terhadap Gigio yang hengkang di akhir musim.
Penjaga gawang Italia itu memilih pergi segara gratis dari klub yang membesarkannya, sehingga memicu responds keras dari pendukung garis keras Rossoneri, Curva Sud.
Belum lama ini, setelah Donnarumma meninggalkan AC Milan, sejumlah penggemar memasang spanduk bernada ancama kepada Gigio agar waspada jika berada di Kota Milan.
"Hati-hati ketika kamu (Donnarumma) ada di sekitar (Kota) Milan," tulis satu dari poster yang ditujukan kepada kiper PSG, seperti dikutip Tribun Jogja dari MilanNews via SempreMilan.
Bukan rahasia jika masih ada beberapa kelompok suporter AC Milan yang masih merasa sakit hati dengan kepergian Gigio ke Paris, sehingga mereka mengeluarkan apa yang dirasakan.

Bagaimanapun, Rossoneri telah membesarkannya dan menjadikannya pemain seperti sekarang, tetapi pada akhirnya tidak mendapatkan imbalan apa pun.
Dan yang terkini, kakak Gigio, Antonio Donnarumma menanggapi dengan santai apa yang menjadi pemikiran para fans AC Milan.
“Spanduk ancaman (untuk Gigio)? Tidak ada masalah,” kata Antonio dalam sebuah wawancara dengan Radio Kiss Kiss.
Menurut sang kakak, Donnarumma akan selalu menjadi pendukung AC Milan dan selalu memiliki hubungan yang baik dengan klub Merah-Hitam.
“Gigio selalu menunjukkan keterikatannya dengan Rossoneri, berperilaku dengan cara yang patut dicontoh di dalam dan di luar lapangan.
Bagi Antonio, apa yang dilakukan Gigio adalah mutlak pilihan profesionalnya sebagai pemain sepak bola yang ingin terus berkembang secara alamiah.
“Dia membuat pilihan yang berbeda, dia menginginkan pengalaman baru dan dia adalah usia yang tepat untuk melakukannya.
Dan satu yang pasti menurut Antonio, Gigio tidak akan selalu menjadi pendukung AC Milan selamanya.
“Gigio akan selalu bersyukur dan akan selalu menjadi penggemar Milan.
Namun saat di musim depan nasib membimbing Gigio kembali ke Italia, apapun klub yang bakal diperkuatnya, itu adalah hak Gigio.
“Jika dia bisa mengenakan seragam Napoli suatu hari nanti? Siapa yang tidak menyukainya? Kami dari Campania, semua orang ingin mempertahankan tiang gawang Napoli,” katanya.
Di sisi lain, kontrak Antonio Donnarumma dengan AC Milan berakhir musim panas ini dan dia telah menandatangani kontrak dengan klub Serie C Padova.
Pesan untuk Gigio

Sebelumnya, Curva Sud telah mengirim pesan keras kepada Gianluigi Donnarumma setelah keputusannya untuk meninggalkan AC Milan ke Paris Saint-Germain.
Donnarumma pergi dengan kontroversi, karena sebagian besar fanbase marah dengan keputusannya meninggalkan Milan untuk mencoba pengalaman baru bersama PSG.
Hal tersebut dianggap berlatar belakang uang semata, seperti yang sempat dicitrakan kepadanya.
Curva Sud saat itu datang ke Milanello untuk mendukung tim menjelang pertandingan untuk keesokan hari dan memasang dua spanduk yang ditujukan untuk Gigio.
"Donnarumma orang yang tidak tahu berterima kasih, kamu lebih payah dari Leonardo," bunyi tulisan yang pertama.
“Donnarumma: kami tidak melupakan yang jahat… hati-hati saat kamu berada di Kota Milan,” tulis spanduk kedua.
Alasan Gigio hengkang

Sementara itu, Donnarumma berterus terang tentang keputusan untuk meninggalkan AC Milan ke PSG.
Menurut il Corriere dello Sport Gigio memutuskan untuk meninggalkan Milan untuk bergabung dengan proyek Paris Saint-Germain.
“Saya menghabiskan delapan tahun di AC Milan, itu adalah rumah saya, saya mengalami saat-saat indah di sana.
“Saya sangat menghormati orang-orang yang bekerja di sana dan untuk para penggemar.
“Tapi hidup terdiri dari pilihan, kami memiliki ambisi yang berbeda.
“Saya akan selalu menjadi penggemar Milan. Delapan tahun tidak dilupakan, tetapi saya perlu berubah untuk tumbuh, berkembang, dan menjadi yang terkuat.”
Sebagai informasi, Donnarumma bahkan sempat diberi predikat oleh penggemar yang marah padanya dengan sebutan 'Dollarumma'.
Namun , tetapi pemain berusia 22 tahun itu tidak peduli dan juga mengatakan bahwa pilihan yang dibuat adalah miliknya, bukan Mino Raiola atau keluarganya.
“Ada keputusan yang jatuh temponya lebih lama. Saya selalu membuat pilihan karir saya sendiri, keluarga saya selalu membiarkan saya bebas dan mendukung saya. Hal yang sama juga dilakukan Mino.
“Dia menghormati keinginan kliennya seratus persen, lalu tentu saja dia melakukan segalanya untuk memenuhi permintaan mereka.
“Saya meninggalkan Milan dan saya tidak memiliki kontak dengan tim lain, saya bersumpah, tetapi saya yakin bahwa dengan klub berkualitas di Eropa, seseorang akan terlihat kualitasnya.”