Breaking News:

Qwords Gelar Vaksinasi Massal di Mall, Sasar 1.200 Warga dari Dalam dan Luar DI Yogyakarta

Qwords mengggelar agenda vaksinasi massal Covid-19 di Sleman City Hall, Yogyakarta, pada Jumat (3/9/2021). Melalui agenda tersebut,

Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM/ Azka Ramadhan
Salah seorang peserta vaksinasi massal yang digulirkan Qwords tengah menjalani penyuntikan, Jumat (3/9/2021) 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Qwords mengggelar agenda vaksinasi massal Covid-19 di Sleman City Hall, Yogyakarta, pada Jumat (3/9/2021).

Melalui agenda tersebut, ditargetkan 1.200 warga dapat terimunisasi sepenuhnya dalam satu hari. 

Direktur Qwords, Rendy Maulana Akbar mengungkapkan, pihaknya sengaja menggelar vaksinasi massal di mall, atau pusat perbelanjaan, supaya gampang diakses masyarakat.

Apalagi, saat ini mall telah diizinkan beroperasi lagi. 

Baca juga: Berita AC Milan: Rossoneri Pantau Gelandang & Sayap Potensial untuk Bursa Transfer Januari Mendatang

"Kita sekarang menyasar seluruh warga. Tidak hanya warga yang ber-KTP Yogyakarta saja, tetapi juga warga luar yang bekerja, atau aktivitasnya di Yogyakarta," jelasnya. 

Ia menuturkan, antusiasme masyarakat untuk mendapat vaksin Covid-19 cenderung sangat tinggi. Benar saja, 1.200 dosis yang disediakannya, langsung habis dalam hitungan jam, begitu pendaftaran dibuka beberapa hari lalu. 

"Saya lihat tadi yang ber-KTP Malang (Jawa Timur) ada itu, tapi dia memang kerjanya di Yogyakarta. Antusiasmenya besar banget. Jadi, ada kemungkinan bakal kita gelar kembali untuk tahap-tahap berikutnya," katanya. 

Menurut Rendy, para peserta vaksinasi yang dilaksanakan perusahaan penyedia layanan web hosting tersebut, adalah jenis sinovac, yang alokasinya berasal dari TNI.

Ia berharap, event ini bisa mempercepat terciptanya herd immunity, khususnya di wilayah DI Yogyakarta dan sekitarnya. 

Baca juga: Di Kampus Swasta di Jogja Ini, Mahasiswa dan Alumni Bisa Konsultasi Soal Dunia Kerja

"Kita menggagas vaksinasi ini karena capek, berita lelayu semakin sering terdengar. Situasinya sangat depresif, dan kita merasa harus berbuat sesuatu, ya," tandasnya. 

"Ternyata, setelah saya kontak dengan teman-teman di Satgas Covid-19 nasional, biaya untuk vaksinasi massal itu tidak terlalu mahal. Akhirnya, kita coba bikin, dan warga sangat antusias untuk ikut," pungkas Rendy. (aka)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved