Breaking News:

Berita Kesehatan

PENELITIAN : Minum Kopi Secara Teratur Bisa Turunkan Risiko Stroke dan Penyakit Jantung

Minum kopi secara rutin setiap hari diyakini mampu menurunkan risiko terkena stroke dan penyakit jantung fatal

Penulis: Mona Kriesdinar | Editor: Mona Kriesdinar
Fan Pop
Kopi 

TRIBUNJOGJA.COM - Minum kopi secara rutin setiap hari diyakini mampu menurunkan risiko terkena stroke dan penyakit jantung fatal. Setidaknya hal itulah yang terungkap dalam penelitian yang dipresentasikan dalam Kongres European Society of Cardiology (ESC) 2021 beberapa waktu lalu.

Namun Anda perlu tahu minuman kopi seperti apa yang sebaiknya dikonsumsi. Yakni kopi yang tak ditambahkan dengan pemanis atau gula.

"Sepengetahuan kami, ini adalah studi terbesar yang secara sistematis menilai efek kardiovaskular dari konsumsi kopi secara teratur pada populasi tanpa penyakit jantung yang didiagnosis," kata penulis studi Dr. Judit Simon, dari Pusat Jantung dan Vaskular, Universitas Semmelweis, Budapest, Hongaria.

Baca juga: Mengurangi Gula pada Makanan Kemasan Bisa Cegah Jutaan Penyakit Kardiovaskular

"Hasil kami menunjukkan bahwa konsumsi kopi secara teratur aman, karena bahkan asupan harian yang tinggi tidak terkait dengan hasil kardiovaskular yang merugikan dan semua penyebab kematian setelah tindak lanjut 10 hingga 15 tahun," lanjutnya. 

"Selain itu, 0,5 hingga 3 cangkir kopi per hari secara independen dikaitkan dengan risiko stroke yang lebih rendah, kematian akibat penyakit kardiovaskular, dan kematian karena sebab apa pun," tambahnya.

Meskipun kopi adalah salah satu minuman yang paling banyak dikonsumsi di dunia, sedikit yang diketahui tentang dampak jangka panjang dari konsumsi rutin terhadap kesehatan jantung.

Baca juga: Data WHO : Inilah 5 Penyebab Kematian Tertinggi di Dunia, Serangan Jantung Teratas

Studi ini menyelidiki hubungan antara asupan kopi biasa dan insiden serangan jantung, stroke, dan kematian. 

Penelitian ini melibatkan 468.629 peserta UK Biobank tanpa tanda-tanda penyakit jantung pada saat perekrutan. Usia rata-rata adalah 56,2 tahun dan 55,8% adalah perempuan.

Peserta dibagi menjadi tiga kelompok menurut asupan kopi yang biasa mereka konsumsi:

  • Tidak ada (tidak mengonsumsi kopi secara teratur, 22,1%)
  • Ringan hingga sedang (0,5 hingga 3 cangkir/hari, 58,4%)
  • Tinggi (lebih dari 3 cangkir/hari, 58,4%) cangkir/hari, 19,5%).

Para peneliti memperkirakan hubungan konsumsi kopi setiap hari dengan hasil insiden selama tindak lanjut rata-rata 11 tahun menggunakan model multivariabel. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved