Breaking News:

Kota Yogyakarta

Kunjungi Mergangsan Kota Yogya, Menko PKM Muhajir Efendi Jajal Mobil Skrining TBC

Mobil skrining yang bisa melacak sebaran penyakit TBC ini digagas Zero TB Initiative dan bekerjasama dengan Pemkot Yogyakarta.

Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Azka Ramadhan
Menko PMK Muhadjir Effendi saat mengunjungi kecamatan Mergangsan, Kota Yogyakarta, Jumat (3/9/2021). 

TRIBUNJOGJA.COM - Menteri Koordinator Pembangungan Manusia dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy mengunjungi kecamatan Mergangsan, Kota Yogyakarta guna memantau operasional mobil skrining yang difungsikan untuk melacak sebaran penyakit TBC di masyarakat, Jumat (3/9/2021).  

Terobosan yang digagas Zero TB Initiative dan bekerjasama dengan Pemkot Yogyakarta tersebut mendapat apresiasi dari Muhadjir.

Karena itu, ia bakal melakukan kajian, agar fasilitas ini ke depannya dapat diaplikasikan di seluruh Indonesia. 

"Akan saya kaji, kalau memang sangat visible, tentu bisa digunakan untuk wilayah-wilayah lain. Kita akan pelajari ya, mudah-mudahan dapat ditekan juga biaya peralatan yang diperlukan, jadi bisa digunakan secara masif," tandasnya. 

Baca juga: Fokus Tangani Pandemi COVID-19, Peneliti UGM Sebut Temuan Kasus TBC di Indonesia Menurun Tajam

Apalagi, sesuai target yang dicanangkan Presiden RI Joko Widodo, Indonesia diharapkan bisa terbebas dari TBC pada 2030 mendatang.

Karenanya, ia antusias dengan program di Kota Yogyakarta, yang bahkan sampai memetakan kawasan penularan TBC melalui sistem zonasi merah dan kuning. 

"Saya sangat mengapresiasi Pemkot Yogya, dari Pak Wali ya, karena telah menginisiasi kegiatan tracing dan pelacakan TB di wilayahnya. Tadi beliau sudah melaporkan," ujarnya. 

Ia pun sempat menjajal langsung mobil skrining yang telah disiagakan di Mergangsan, dengan dilengkapi nakes, serta dokter.

Menurutnya, hanya butuh waktu beberapa menit, untuk mengetahui kemungkinan TBC di paru-parunya. 

Baca juga: Mengenal 6 Gejala Umum TBC pada Anak-anak

"Rontgen tidak sampai 10 detik. Jadi, saya kira sangat praktis dan bisa langsung dicek karena menggunakan virtual reality AI. Sehingga, saat saya diperiksa di mobil, ternyata di luar dokter sudah tahu kondisi saya bagaimana," katanya. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved