Yogyakarta

Jogja National Museum Buka Sentra Vaksinasi Covid-19 untuk Umum dan Disabilitas

Siapa pun yang memiliki Kartu Tanpa Penduduk (KTP) baik warga DIY maupun di luar DIY dipersilakan untuk ikut serta program vaksinasi.

Penulis: Miftahul Huda | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Miftahul Huda
Seorang warga menjalani proses cek kesehatan saat mengikuti vaksinasi Covid-19 di JNMbloc, Kamis (2/9/2021). 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Satu lagi sentra vaksinasi Covid-19 di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang siap melayani masyarakat Yogyakarta dan sekitarnya untuk mendapatkan vaksin Covid-19.

Dibuka mulai hari ini Kamis (2/9/2021), Jogja National Museum (JNMbloc) mulai diserbu para warga masyarakat yang membutuhkan vaksin Covid-19.

Project Manajer JNMbloc Hanafi mengatakan, siapa pun yang memiliki Kartu Tanpa Penduduk (KTP) baik warga DIY maupun di luar DIY dipersilakan untuk ikut serta program vaksinasi yang didukung oleh Hippindo bersama Dinas Koperasi dan UMKM DIY itu.

Vaksinasi itu digelar di kompleks JNMbloc mulai hari ini dan akan berakhir pada Minggu (5/9/2021) mendatang.

Baca juga: Pemkot Yogyakarta Tetapkan Balai Kota Sebagai Kawasan Wajib Vaksin Covid-19 

"Yang punya KTP DIY dan luar DIY boleh ke sini. Sehari ada 500 vaksin dimulai pada hari ini sampai tiga hari ke depan yaitu tanggal 5," katanya saat ditemui, Kamis (2/9/2021).

Hanafi menjelaskan, ada dua jenis vaksin yang disediakan yakni vaksin Sinopharm dan Sinovac.

Dua vaksin itu diperuntukan bagi masyarakat umum dan untuk kalangan disabilitas yang ada di DIY.

"Ada yang Sinopharm itu untuk disabilitas. Itu ada kuota sekitar 1.000 sampai 2.000 aseptor. Kami coba 500 dulu, ke depan kalau udah cepat pendaftarannya bisa kami bertambah," jelasnya.

Ia menambahkan, meski tetap melayani vaksinasi bagi kalangan umum, namun pihaknya lebih menjangkau kepada disabilitas yang belum mendapatkan vaksin.

"Data disabilitas sedang dikumpulkan. Kalau disabilitas itu kami akan paggil. Kami data ke SLB, ke Dinsos juga. Tapi yang sudah terverifikasi baru 81," imbuhnya.

Baca juga: Capaian Vaksinasi di Kota Yogya Menyentuh 150 Persen dari Total Penduduk Wajib Vaksin 

Dia memperkirakan masih ada sekitar 1.300 data disabilitas di DIY belum terverifikasi dan saat ini membutuhkan vaksinasi Covid-19.

Untuk itu Hanafi beserta tim vaksinasi JNMbloc terus berupaya untuk melakukan pendataan agar para disabilitas segera mendapatkan vaksin.

"Data disabilitas itu terus kami update, dan bagi masyarakat umum yang ingin vaksin di JNMbloc kami melayani dari jam 08.00 sampai dengan 13.00 saja," tegas dia.

Hanafi berharap dengan program vaksinasi Hippindo bersama Dinas Koperasi dan UMKM DIY serta tim pendukung lainnya dapat mempercepat penanggulangan pandemi Covid-19.

"Apalagi saya dengar penyerapan vaksin di DIY ini baru 20 persen, saya berharap JNMbloc ini bisa membantu mempercepat program vaksinasi," pungkasnya. ( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved