Breaking News:

Jadi Wasit di Olimpiade Tokyo 2020, Wahyana Terima Apresiasi dari Pemkab Sleman

Mentas sebagai wasit badminton di Olimpiade Tokyo 2020, Wahyana kini diberi apresiasi oleh Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Sleman.

Penulis: Taufiq Syarifudin | Editor: Kurniatul Hidayah
Humas Pemda Sleman
Wahyana (kiri) saat menerima penghargaan dari Pemda Sleman 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Mentas sebagai wasit badminton di Olimpiade Tokyo 2020, Wahyana kini diberi apresiasi oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman.

Pada kesempatan itu Wahyana menerima apresiasi berbarengan dengan pemberian penghargaan kepada pelajar dan warga Sleman yang tergabung pada Paskibraka 2021 serta atlet dansa dan catur telah membawa nama baik Kabupaten Sleman tahun 2021 ini.

Kegiatan yang dilaksanakan di Gedung Setda, Senin (30/8/2021) itu turut dihadiri langsung oleh Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo dan jajarannya. Dalam sambutannya, Kustini menyampaikan rasa bangga dan apresiasinya kepada Wahyana karena telah mengharumkan nama Sleman di Internasional dan nasional.

Baca juga: Berniat Usir Lebah dengan Membakar Blarak, Bangunan SD di Patuk Gunungkidul Terbakar

"Kita patut berbangga atas prestasi yang telah diraih oleh para atlet, pelajar serta warga Sleman ini. Apalagi pak Wahyana yang beberapa waktu lalu sangat populer dan kebetulan beliau asli Sleman. Ini suatu kebanggaan bagi masyarakat Sleman," kata Kustini.

Meskipun Wahyana hanya menjadi wasit di partai final, bagi Kustini hal itu tak mengubah bahwa apa yang telah dilakukan pria asal Godean, Kabupaten Sleman itu merupakan pencapaian yang luar biasa. 

Bahkan Kustini juga mengakui, tidak semua wasit bisa mendapatkan kesempatan tersebut dan terlebih prosesnya sangat panjang dan terjal untuk mendapat lisensi wasit internasional.

Selain itu, bagi Kustini keberadaan warga yang berprestasi dalam bidang yang digelutinya, dapat berkontribusi untuk membangun kemajuan daerah.

“Layaknya aset yang berharga, keberadaan warga yang unggul tersebut perlu diberikan perhatian dan penghargaan agar warga masyarakat lainnya akan terpacu dan termotivasi untuk mengikuti jejaknya.” terang Kustini.

Baca juga: Masih PPKM Level 4, Pemkot Magelang Lakukan Koordinasi dengan Kemenkes

Sementara itu, Wahyana mengaku bersyukur mendapatkan apresiasi dari Pemkab Sleman. Atas pencapainnya itu, Wahyana berharap ini bisa menjadi motivasi yang besar untuk regenerasi wasit selanjutnya.

Pasalnya minat menjadi wasit di dunia olahraga saat ini cukup minim. Apalagi untuk bisa go internasional, seorang wasit untuk saat ini dituntunt untuk mahir berbahasa inggris.

"Ya tentunya butuh support yang lebih dari pemerintah kabupaten/kota. Agar minat dari anak-anak muda di Sleman dan kota lain bisa terfasilitasi," tambahnya. (tsf)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved