Breaking News:

Ini Arti Tanda Warna di Aplikasi PeduliLindungi

Kini pemerintah aktif memantau pergerakan seseorang yang berstatus Covid-19 melalui aplikasi PeduliLindungi.

Editor: ribut raharjo
istimewa
Menteri Koordinator, Perekonomian, Maritim dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan kunjungi vaksinasi Ambarrukmo Group, Jumat (6/8/2021). 

TRIBUNJOGJA.COM, JAKARTA - Kini pemerintah aktif memantau pergerakan seseorang yang berstatus Covid-19 melalui aplikasi PeduliLindungi.

Mereka yang merupakan pasien Covid-19 namun berada di tempat umum, akan dievakuasi dan dibawa ke tempat isolasi terpadu.

Untuk memantau pergerakan pasien tersebut,
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, pemerintah akan mengubah kategori warna pada aplikasi tersebut.

Warna hitam akan ditambahkan pada fitur aplikasi untuk menandai individu positif Covid-19 dan kontak erat dari pasien atau individu yang positif Covid-19.

"Pada minggu ini kita akan melakukan perubahan kategori warna pada PeduliLindungi. Akan ditambahkan kategori warna hitam bagi orang yang terindentifikasi positif Covid-19 atau kontak erat (pasien positif)," ujar Luhut dalam konferensi pers secara daring pada Senin (30/8/2021) malam.

Dengan adanya penambahan ini, akan lebih mudah mendeteksi warga positif Covid-19 yang masih memaksakan diri beraktivitas di tempat umum.

Jika terdeteksi, orang itu akan langsung dievakuasi untuk menjalani isolasi demi menghindari penyebaran Covid-19.

Menurut Luhut, saat ini yang perlu diwaspadai bersama yakni jangan sampai orang positif Covid-19 masih jalan-jalan di tempat umum.

Sebab, mereka nantinya yang bisa menularkan Covid-19 pada banyak orang.

Dengan menambahkan fitur warna hitam pada aplikasi PeduliLindungi, pemerintah ingin lebih cepat dalam melakukan pencegahan terhadap penyebaran virus corona penyebab Covid-19.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved