Sinetron Ikatan Cinta

HATI YANG HANCUR di Sinetron Ikatan Cinta : Nino Ingin Sekali Dipanggil Papa Oleh Reyna

HATI YANG HANCUR di Sinetron Ikatan Cinta : Nino Ingin Sekali Dipanggil Papa Oleh Reyna

Tayang:
Penulis: Yudha Kristiawan | Editor: Yudha Kristiawan
Tangkapan layar YouTube RCTI Layar Drama Indonesia
Nino teringat Reyna 

TRIBUNJOGJA.COM -  Hati siapa yang tak hancur melihat darah dagingnya sendiri namun tak kuasa mendekap setiap saat.

Hal ini dialami oleh Nino saat ini. Sembilu menyayat dan mengiris sejadinya setiap detik waktu berputar.

bukan salah Nino semata memang, namun nasi telah menjadi bubur, semua karena Nino ceroboh dan termakan omongan Elsa empat tahun lalu.

Nino terbuai fitnah keji Elsa yang ditujukan untuk Andin. Kini, Nino berusaha berdamai dengan dirinya sendiri, menerima kenyataan bahwa Reyna sudah hidup bahagia bersama Andin dan Al.

Nino tak bisa tidur, ia didera gundah gulana. Nino curhat kepada Opa Can soal perjanjiannya dengan Andin.

Nino menungkapkan jika hatinya sakit jika terus dipanggil Om oleh Reyna, padahal putrinya sendiri.

Baca juga: BREAKING NEWS : Pernyataan Presiden Jokowi Terkait Evaluasi PPKM Sepekan Terakhir, Ini Poin-poinnya

Nino masih dirawat
Nino masih dirawat (Tangkapan layar YouTube RCTI Layar Drama Indonesia)

Andin bakal membawa Reyna bertemu Nino. Andin akan menepati janjinya kepada Nino.

Namun Andin meminta syarat ke Nino agar tak mengungkapkan siapa dirinya kepada Reyna.

Mengetahui rencana Al dan Andin, Mama Rosa khawatir jika Nino melanggar janjinya.

Al meyakinkan ke Mama Rosa, Nino bakal menepati janjinya.

Jika tidak, Al bakal tak izinkan Nino bertemu Reyna seumur hidup. 

Diceritakan sebelumnya, sikap bijaksana ditujukan oleh Al saat Papa Surya meminta izin akan menyediakan pengacara untuk meringankan hukuman Elsa.

Al pun tak merasa keberatan dan mengatakan kepada Papa Surya memang sudah sepantasnya Elsa mendapatkan haknya untuk dibela.

Baca juga: TERLAMBAT DISESALI di Sinetron Ikatan Cinta : Papa Surya Ikhlaskan Mama Sarah Jalani Hukuman

Nino masih dirawat
Nino masih dirawat (Tangkapan layar YouTube RCTI Layar Drama Indonesia)

Apa yang dilakukan Papa Surya ini kurang lebih sama dengan perlakuannya pada Andin empat tahun lalu.

Sebelumnya, Andin bersikap sangat bijaksana. Andin justru meminta maaf dan tak ingin melihat Elsa nestapa seperti ini.

Andin melakukan semua ini hanya demi Reyna yang selama ini menderita karena ulah Elsa.

Meski Andin sudah berusaha mencurahkan isi hatinya secara baik baik, justru Elsa yang masih saja menyalahkan Andin.

Elsa berpikir seolah olah apa yang ia alami adalah salah Andin, padahal karena ulah ia sendiri.

Andin tetap sabar dan berusaha menenangkan Elsa dan meminta maaf jika Elsa harus mengalami situasi seperti saat ini, menjadi tahanan Polisi.

Elsa tak bisa menahan emosi, ia menghardik dan mengusir Andin sembari berteriak histeris.

Baca juga: MALAIKAT PENYELAMAT di Ikatan Cinta : Andai Nino Tak Sigap Melindungi, Nyawa Reyna Bisa Terancam

Andin menangis di depan Nino
Andin menangis di depan Nino (Tangkapan layar YouTube RCTI Layar Drama Indonesia)

Di hadapan Polisi saat diperiksa, Elsa mengakui sudah membunuh Roy. Elsa seperti kesetanan. Sembari berderai air mata, Elsa pun mengatakan bahwa Roy memang pantas dibunuh.

Elsa beralasan, Roy lebih baik mati, karena tidak ada hukuman yang lebih pantas untuk Roy yang telah menghamili dirinya namun enggan bertanggungjawab.

Mama Rosa memang sangat kehilangan Roy, namun ia juga tak menutup mata perlakuan Roy kepada Elsa yang memicu Elsa berbuat nekat.

Mama Rosa mengatakan pada Mama Sarah dan Papa Surya bahwa ia sudah ikhlas dan memaafkan Elsa.

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved