Serie A
AC MILAN: Samu Castillejo Pamit kepada Curva Sud?
Pemain asal Spanyol itu disambut oleh lagu-lagu dan tepuk tangan hangat dari Curva Sud selama pemanasan dalam laga yang dimenangkan AC Milan
Penulis: Joko Widiyarso | Editor: Joko Widiyarso
TRIBUNJOGJA.COM - Samu Castillejo tampaknya telah mengirimkan pesan perpisahan kepada fans AC Milan dan klub setelah kemenangan atas Cagliari di San Siro, Senin dini hari WIB.
Pemain asal Spanyol itu disambut oleh lagu-lagu dan tepuk tangan hangat dari Curva Sud selama pemanasan dalam laga yang dimenangkan AC Milan dengan skor 4-1 itu.
Pada akhirnya, pelatih Stefano Pioli memasukkannya ke lapangan, praktis 50 detik sebelum peluit akhir, menggantikan Giroud yang mencetak dua gol.
Bisa jadi sang pelatih memberikan kesempatan kepada Giroud untuk mendapatkan standing ovation, tapi bisa juga sebagai perpisahan untuk Samu.
Setelah pertandingan, postingannya di Instagram juga memicu skenario yang mungkin terjadi saat ia mengatakan:

"Saya dan akan selalu menjadi salah satu dari kalian."
Sementara itu, Daniele Longo melaporkan di Twitter bahwa telah terjadi pergerakan transfer Castillejo tetapi mungkin tidak mutlak ke Getafe.
Seperti diketahui, desas-desus baru-baru ini menyebut bahwa Castillejo diperkirakan akan hengkang di musim panas ini.
Dukungan Curva Sud
Sebagai informasi, Curva Sud dari AC Milan menghujani Samu Castillejo dan Sandro Tonali dengan lagu-lagu penyemangat menjelang pertandingan malam ini di San Siro.
MilanNews menulis bagaimana Curva menyanyikan tiga lagu khusus untuk persiapan pertandingan selama pemanasan.
Yang pertama untuk Castillejo, yang mengucapkan terima kasih kepada para penggemar dengan bertepuk tangan.
Alasan dukungan publik dari grup ini dijelaskan sebagai berikut: pemain tidak pernah berperilaku buruk dan tidak pernah memberi siapa pun kesempatan untuk berbicara buruk tentang dia sejak dia bergabung dengan Milan.

Penghinaan yang diterima di media sosial dalam beberapa hari terakhir setelah kegagalan menjual pemain Spanyol itu tidak dapat ditoleransi di mata Ultra.
Namun untuk diketahui bahwa Castillejo menutup akun Twitter karena dia memang tidak lagi ingin menggunakannya.
Adapun Sandro Tonali, itu adalah cara untuk membalas gestur sang pemain untuk memotong gajinya agar bisa bertahan di Milan, sebuah tanda nyata keterikatan pada jersey Rossoneri.
Dikabarkan sebelumnya bahwa Samu Castillejo tidak menghapus akun Twitter-nya karena pelecehan yang diterima dari beberapa pendukung seperti yang dilaporkan sebelumnya.
Calciomercato.com sebelumnya melaporkan hari ini bahwa Castillejo menjadi sasaran banyak hinaan di Twitter oleh beberapa penggemar Rossoneri.
Pemain Spanyol itu tidak akan lagi sanggup menanggung perlakuan dari beberapa pendukung, membuat keputusan untuk menonaktifkan akun Twitter-nya, serta menonaktifkan komentarnya Instagram.
Namun, sumber yang dekat dengan klub telah memberi tahu kami bahwa ini bukan alasan di balik tindakan mantan pemain Villarreal itu.
Sumber tersebut mengatakan kepada kami bahwa dia tidak menutup akunnya karena penghinaan, tetapi karena dia sudah lama tidak menggunakan Twitter dan telah memutuskan untuk menghapusnya.
Nyaris ke Getafe

Sebelumnya, Samu Castillejo belum meninggalkan AC Milan meski sebuah laporan di Spanyol mengklaim bahwa dia hampir bergabung dengan tim LaLiga, Getafe.
Castillejo adalah salah satu pemain yang berulang kali dikaitkan dengan kepergian Milan.
Meski minat konkretnya sudah langka, Rossoneri bisa segera menerima tawaran mengingat ada tim di Spanyol yang terus disebut-sebut sebagai destinasi potensial.
MilanNews baru-baru ini melaporkan bahwa Getafe dapat meluncurkan upaya baru untuk Castillejo karena mereka hampir menjual Marc Cucurella ke Brighton dengan biaya sekitar € 18 juta, yang dapat membantu mendanai upaya tersebut.
AC Milan bersedia menerima tawaran €8 juta untuk No.7 mereka, mengingat mereka juga memiliki Alexis Saelemaekers dan Alessandro Florenzi.
Menurut Radio Estadio dari Onda Cera via MilanEye, Castillejo sebenarnya hampir bergabung dengan Getafe.
Pemain sayap akan tiba dengan pinjaman awal dengan kewajiban untuk membeli yang akan diaktifkan tahun depan.
AC Milan frustrasi

Sementara itu AC Milan disebut frustrasi karena ketidakmampuan mereka untuk menjual Samu Castillejo, sebuah laporan mengklaim, karena telah memblokir beberapa pemain potensial.
Ketika Stefano Pioli tiba sebagai pelatih kepala, Castillejo memiliki musim paling cemerlang dalam seragam Milan saat ia mengambil alih posisi awal dari Suso.
Winger kanan itu dianggap mampu menawarkan lebih banyak opsi serangan, tetapi sejak itu penampilannya menurun dan sekarang ia tidak dipertimbangkan sebagai pemain kunci.
Menurut Tuttosport via MilanNews, kepergian Castillejo akan memfasilitasi beberapa negosiasi di pasar dengan menyediakan dana ekstra untuk memperkuat skuad.
Pemain sayap Spanyol ada dalam daftar pemain yang dapat pergi dengan harga yang tepat tetapi Getafe, satu-satunya klub yang menunjukkan minat pada pemain tersebut, belum memberikan penawaran tertulis yang resmi.