Breaking News:

Jawa

Uji Coba PTM Terbatas Kabupaten Magelang Direncanakan Besok, Satgas Covid-19 Minta Pengetatan Prokes

Pemkab Magelang berencana menggelar kegiatan uji coba pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas, pada Senin (30/08/2021) mendatang.

Penulis: Nanda Sagita Ginting | Editor: Gaya Lufityanti
Pixabay.com / Alexandra_Koch
ilustrasi 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Nanda Sagita Ginting

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magelang berencana menggelar kegiatan uji coba pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas, pada Senin (30/08/2021) mendatang.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Kabupaten Magelang, Nanda Cahyadi Pribadi menuturkan, pelaksanaan PTM terbatas bersifat uji coba dengan mengedepankan protokol kesehatan.

"Sekali lagi, PTM ini sifatnya uji coba. Di mana, sekolah yang akan menggelar dipastikan sudah memenuhi kriteria protokol kesehatan. Serta, pelajar dan tenaga pendidiknya sudah mendapatkan suntikan vaksin,"ujarnya kepada Tribunjogja.com, pada Minggu (29/08/2021).

Baca juga: Pemkab Magelang Berkomitmen Tingkatkan Mutu Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD)

Ia menambahkan, pada pelaksanaan uji coba PTM  terbatas,  pelajar dalam satu kelas harus berjumlah 50 persen dari kapasitas maksimal.

Kemudian, jam istirahat harus ditiadakan serta kantin di sekolah belum diperbolehkan untuk beroperasi.

"Betul, sosial distancingnya tetap harus dijaga. Kegiatan pelajar di luar ruangan harus diminimalisir," ucapnya.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Magelang, Azis Amin Mujahidin menuturkan, pihaknya memastikan akan terus mengawasi kegiatan uji coba PTM terbatas.

"Setelah mendapatkan izin dari Satgas Covid-19 disertai arahan dari provinsi. Di mana,  wilayah yang berada di zona 3 dapat melaksanakan uji coba PTM terbatas. Kami akan fokus pada pengawasan peserta didik,guru maupun tenaga pendidik agar selalu dalam kondisi yang sehat. Pengawasan kami tinjau dari linkungan terkecil yakni keluarga," terangnya.

Baca juga: PPKM Diperpanjang, Disparpora Kabupaten Magelang Fokus pada Peningkatan SDM

Adapun, pada uji coba PTM terbatas akan dilaksanakan pada delapan sekolah menengah pertama (SMP) yakni, 
SMP 2 Mertoyudan, SMP 1 Mungkid, SMP 1 Bandongan,  SMP 1 Salaman, SMP 1 Grabag, SMP 2 Muntilan, SMP 1 Tegalrejo, dan SMP 1 Salam.

Kemudian, sebanyak enam sekolah dasar (SD)yakni, SDN 3 Bandongan , SD Kartika Mertoyudan, SDN Girirejo 3 Ngablak, SD Muhammadiyah Borobudur, SD Terpadu Ma'arif  Gunungpring, dan SDN 1 Salam.

Serta, sebanyak enam sekolah tingkat pendidikan anak usia dini (PAUD/TK) yakni, TK IT Riyadlush Sholihin Salaman,
TK Pembina Mertoyudan, TK Katolik Santa Maria Sawangan, TK Pertiwi Ngablak Srumbung, TK lestari PGRI Secang,  dan TK Aisyiyah Bustanul Athfal Bandongan.

"Dari uji coba yang akan dilaksanakan besok. Kami tetap akan melakukan evaluasi. Nantinya, sekolah-sekolah inilah yang akan menjadi percontohan bagi sekolah yang lain," urainya. ( Tribunjogja.com)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved