Breaking News:

Sindrom Long Covid Bisa Berlangsung Setahun, Kenali Gejalanya. Ini Tanda-tandanya

Long Covid-19 menjadi bahan perbincangan yang tidak habis untuk dibahas. Kecemasan para penyintas mengalami kondisi demikian terus mengemuka.

Editor: ribut raharjo
SHUTTERSTOCK/Lightspring
Ilustrasi varian baru Virus Corona 

Misteri Long Covid

Ahli memperkirakan Long Covid dialami oleh 5-10 persen orang yang terinfeksi Covid-19. Para ilmuwan dan dokter juga tidak sepenuhnya yakin bagaimana mendefinisikan kondisi ini.

Dalam beberapa kasus, Long Covid muncul seperti sindrom kelelahan pasca-viral, yang dapat umum terjadi pada banyak infeksi virus jahat termasuk flu, tetapi pada kasus lain, tampaknya merupakan efek dari kerusakan organ permanen.

Beberapa ilmuwan bertanya-tanya apakah autoimunitas terkait dengan Long Covid di mana infeksi membuat sistem kekebalan beberapa orang menjadi overdrive, sedikit seperti penyakit autoimun.

Sementara itu, ratusan ribu orang di AS yang belum mampu membayar sewa rumah mereka selama pandemi menghadapi pengusiran setelah Mahkamah Agung memutuskan tidak akan memperpanjang larangan nasional mengenai pengusiran yang telah diberlakukan selama pandemi.

Tiga hakim agung berbeda pendapat dengan putusan itu. Jen Psaki, sekretaris pers Gedung Putih, mengatakan dalam sebuah pernyataan,

“Sebagai akibat putusan ini, keluarga-keluarga akan menghadapi dampak menyakitkan dari pengusiran ini, dan masyarakat di berbagai penjuru negeri akan menghadapi risiko lebih besar terpapar COVID-19.”

Sebelumnya pekan ini, Dirjen WHO Dr. Tedros Adhanom Ghebreyesus, terus memperingatkan mengenai konsekuensi vaksinasi yang tidak merata.

"Sebagian kawasan dan negara terus menghadapi peningkatan tajam kasus dan kematian, sementara yang lainnya menghadapi penurunan,” katanya.

“Selama virus ini beredar di mana-mana, ini menjadi ancaman di mana-mana.”

Hari Jumat (27/8/2021), kementerian kesehatan India melaporkan 44.658 kasus baru Covid-19 dalam periode 24 jam sebelumnya. Johns Hopkins Coronavirus Resource Center melaporkan lebih dari 214 juta kasus COVID dan 4,5 juta kematian di seluruh dunia. Disebutkan pula bahwa lebih dari 5 miliar vaksin telah diberikan. (*)

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved