Breaking News:

Sindrom Long Covid Bisa Berlangsung Setahun, Kenali Gejalanya. Ini Tanda-tandanya

Long Covid-19 menjadi bahan perbincangan yang tidak habis untuk dibahas. Kecemasan para penyintas mengalami kondisi demikian terus mengemuka.

Editor: ribut raharjo
SHUTTERSTOCK/Lightspring
Ilustrasi varian baru Virus Corona 

TRIBUNJOGJA.COM - Long Covid-19 menjadi bahan perbincangan yang tidak habis untuk dibahas.

Kecemasan para penyintas mengalami kondisi demikian terus mengemuka.

Menurut sebuah laporan baru yang diterbitkan sebuah jurnal kesehatan terkemuka, gejala yang bertahan setelah seseorang selamat dari virus corona atau Long Covid masih sedikit dipahami oleh kalangan medis.

Jurnal The Lancet menyatakan sindrom itu harus dipelajari dan dipahami oleh kalangan medis agar dapat meluncurkan respons yang tepat untuk apa yang disebut jurnal itu sebagai “tantangan medis modern yang sangat besar.”

Menurut jurnal The Lancet, pemulihan sindrom Long Covid dapat memakan waktu lebih dari satu tahun.

Gejala Long Covid bertahan mencakup terus-menerus merasa lelah, sesak napas, berkurangnya daya ingat dan depresi.

"Menemukan jawaban bagi misteri Long Covid sambil memberi perawatan penuh perhatian dan multidisiplin akan membutuhkan kecerdasan medis dan ilmiah yang luas,” tulis jurnal itu.

Long Covid pasca-vaksin

Setelah program vaksinasi dimulai, salah satu pertanyaan yang sering muncul adalah apa kita masih bisa mengembangkan gejala Long Covid jika terinfeksi virus corona usai vaksin.

Long Covid umumnya mengacu pada serangkaian gejala baru atau berkelanjutan yang dapat berlangsung berminggu-minggu atau berbulan-bulan setelah pertama kali terinfeksi virus corona SARS-CoV-2.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved