Breaking News:

Sport

Kontingen Atletik DIY Tak Boleh Lakukan Kesalahan Teknik Saat Bertanding di PON XX Papua

Jalan cepat merupakan olahraga yang memerlukan daya tahan untuk melintasi jarak jauh, maka mengatur tempo dalam mengeluarkan tenaga jadi hal penting.

Penulis: Taufiq Syarifudin | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Taufiq Syarifudin
Atletik DIY jalani try in di Stadion Mandala Krida. 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Tim atletik DI Yogyakarta yang akan turun di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021 jalani try in dengan atlet nasional daerah lainnya, sebagai upaya melatih mental sebelum bertolak ke Papua bulan depan.

Agenda try in yang diikuti tiga atlet, Indah Lupita Sari, Bayu Prasetyo, dan Rahma Annisa itu dilaksanakan di Stadion Mandala Krida, pada Sabtu-Minggu (28-29/8/2021).

Di sana ketiganya turun dalam simulasi perlombaan masing-masing.

Seperti Bayu dan Indah akan turun di nomor jalan cepat 10.000 km, untuk Rahma akan mengambil nomor lari 400 m gawang.

Baca juga: KONI DIY Usulkan Kenaikan Bonus bagi Peraih Medali di PON XX Papua

Dalam agenda tersebut pelatih atletik DIY Hery Surahno mengatakan atletnya telah mengalami kemajuan ketimbang dari bulan-bulan sebelumnya.

“Dari hasil uji coba ini, kami melihat sudah banyak perkembangan dan perbaikan dari tiga atlet DIY ini, tinggal kami akan mengevaluasi sedikit terkait hal teknis,” katanya.

Penilaian tersebut ia lihat dari hari pertama pada Sabtu (28/8/2021) kemarin, Indah yang berkesempatan tarung kekuatan melawan dua atlet nasional lain asal Kalimantan Selatan, Halida Ulfa, Dewinda  dari Jawa Barat, dan Helena Hertiya (PPLP), kemudian di hari berikutnya ia juga turun melawan sejumlah atlet PPLP lainnya.

Di sisi lain, Bayu tampil di hari kedua, di sana ia harus adu kekuatan melawan seniornya di Pelatnas sekaligus peraih 4 medali emas SEA Games, Hendro Yap dari Jabar dan Yosep Yap asal DKI Jakarta. 

Kendati demikian, Hery menyoroti ada beberapa hal yang perlu dievaluasi supaya atletnya dapat tampil maksimal di PON bulan depan.

Semisal pada nomor jalan cepat, di Indonesia atlet haru pintar untuk mengatur waktu atau tempo saat perlombaan.

Baca juga: Kontingen DIY Didampingi Tim Keamanan Saat Berlaga di PON XX Papua

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved