Breaking News:

Jawa

Isoter Balpekes Resmi Beroperasi, Pasien yang Dirawat Harus Dapat Rekomendasi dari Puskesmas

Isoter Balpekes bisa digunakan untuk pasien Covid-19 tanpa gejala hingga gejala ringan.

Penulis: Nanda Sagita Ginting | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Nanda Sagita
Penampakan ruang depan Isoter Balpekes, Salaman, Kabupaten Magelang, Jumat (27/08/2021). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Nanda Sagita Ginting

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magelang secara resmi membuka tempat isolasi terpusat (isoter) di Balai Pelatihan Kesehatan (Balpekes) di Kecamatan Salam, Kabupaten Magelang, Jumat (27/08/2021).

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Kabupaten Magelang, Nanda Cahyadi Pribadi menuturkan, isoter Balpekes mulai besok sudah bisa digunakan untuk pasien Covid-19 tanpa gejala hingga gejala ringan.

"Pasien yang dirawat di Balpekes harus melalui rekomendasi dari Puskesmas untuk mengetahui sejauh mana pasien memerlukan penanganan. Karena, sekali lagi isoter ini sebagai tempat lokalisasir pasien tanpa gejala untuk memudahkan pemantauan. Sedangkan, pasien dengab gejala sedang hingga berat tetap akan dirujuk ke rumah sakit rujukan Covid-19," jelasnya pada Jumat (27/08/2021).

Baca juga: Petugas Kembali Gelar Operasi Penyekatan di Tugu Ireng Kabupaten Magelang

Adapun, fasilitas yang didapatkan para pasien selama berada di isoter Balpekes di antaranya kamar tidur, kamar mandi dalam, pendingin ruangan, televisi, hingga wifi.

Perawatan para pasien pun dilengkapi petugas kesehatan sebanyak 3 orang yang berjaga secara ber sif.

Kemudian, petugas keamanan dari satuan petugas kepolisian hingga Babinsa, serta petugas kebersihan.

"Untuk di Balpekes kami sediakan 95 tempat tidur (TT). Biaya perawatan diambil dari APBD dana tidak terduga dengan rincian apabila seluruh ruangan terpakai semua anggaran yang dikeluarkan mencapai  Rp900 juta," terangnya.

Sementara itu, untuk lama peminjaman Balpekes yang dipinjam dari unit kerja Kementerian Kesehatan selama 2 bulan masa pemakaian.

Baca juga: Pemkab Magelang Berkomitmen Tingkatkan Mutu Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD)

Namun, jangka waktu tersebut bisa diperpanjang tergantung kondisi pandemi Covid-19 di Kabupaten Magelang.

"Kalau peminjaman memang direncanakan hingga 2 bulan ke depan. Namun, bisa dilakukan evaluasi perubahan waktu peminjaman gedung bila memang diperlukan perpanjangan," ucapnya.

Kemudian,  untuk dua lokasi isoter lain yakni RS Candi Umbul, sebanyak 20 tempat tidur TT,  RS Menoreh sebanyak 20 TT tetap akan dipersiapkan.

Saat ini, penyelesaiam dua lokasi isoter tersebut masih dalam tahap penyempurnaan failitas.

"Tetap akan kami selesaikan untuk itu ( RS Candi Umbul dan RS Menoreh). Karena, tahapnya memang tinggal melengkapi fasilitasnya saja. Sedangkan ,untuk administrasinya sudah selesai," urainya. ( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved