Breaking News:

Siapkan Tiga Sentra Vaksinasi Khusus Pelajar, Pemkot Yogyakarta Bakal Suntik 3.600 Dosis Per Hari 

Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta bakal menambah sentra vaksinasi Covid-19 khusus pelajar, demi mencapai target 70 persen di akhir September 2021

Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA/ Azka Ramadhan
Para pelajar tengah menjalani skrining sebelum mendapat vaksinasi Covid-19 di Sentra PDAM Kota Yogyakarta, Selasa (24/8/2021). 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta bakal menambah sentra vaksinasi Covid-19 khusus pelajar, demi mencapai target 70 persen di akhir September 2021 mendatang.

Tidak dapat dipungkiri, dosis sinovac yang sempat habis membuat laju capaiannya terhambat. 

Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian (Diskominfosan) Kota Yogyakarta, Tri Hastono mengatakan, rencananya SMA Negeri 7 Yogyakarta bakal dijadikan sentra vaksinasi khusus untuk pelajar, bersama dua sentra yang sudah ada, yaitu XT Square, serta PDAM Kota Yogya. 

Baca juga: Pembunuh Perempuan yang Ditemukan Terkubur di Ngemplak Sleman Ternyata Residivis

"Rencananya di SMAN 7. Jadi, nanti kita melayani vaksin pelajar itu di tiga sentra sekaligus. Pendaftaran di sekolah masing-masing, mereka juga yang mendistribusi undangan. Per hari kita kolaborasikan sekolah mana saja yang akan divaksin, disesuaikan," jelasnya, Selasa (24/8/2021). 

Tri Hastono menandaskan, ketika tiga sentra itu sudah dioperasikan penuh untuk melayani vaksinasi pelajar, maka Pemkot berani meningkatkan target hariannya. Ia optimis, dengan sistem percepatan tersebut, 70 persen pelajar di wilayahnya bisa tervaksin pada akhir September. 

"Kami berharap setidaknya di satu titik bisa memvaksin sekitar 1.200 pelajar per hari. Berarti, kalau itu bergulir di tiga lokasi, minimal kita bisa 3.600 pelajar per hari. Dengan catatan, semuanya sudah beroperasi," ungkapnya. 

Dijelaskannya, Pemkot Yogyakarta saat ini tidak sebatas memvaksin pelajar SMP saja, melainkan hingga tingkatan SMA dan SMK.

Sehingga, jumlah sasarannya pun otomatis membengkak di angka 57.141. Ia menuturkan, vaksinasi pelajar SMP dan SMA dilangsungkan bersamaan. 

"Kemarin awalnya kita hanya menyasar adik-adik SMP ya, kemudian dengan percepatan ini, yang SMA juga kita lakukan sekaligus, secara paralel. Untuk nakesnya kita mendapat bantuan dari perwira kesehatan TNI," terangnya. 

Baca juga: Pemkab Bantul Mendapatkan Bantuan 10 Unit Oxygen Concentrator

Lebih lanjut, Tri Hastono memastikan, proses vaksinasi ini dilakukan untuk semua pelajar yang menempuh pendidikan di Kota Yogyakarta. Dari total sasaran yang mencapai 57.141, saat ini, telah terinjeksi sebanyak 10.472 pelajar

"Sekitar 20 persen dari total pelajar di Kota Yogyakarta. Tetapi, itu bukan sebatas pelajar yang berstatus penduduk Kota Yogyakarta saja loh," tandas Kadiskominfo. 

"Makanya, konsolidasi data itu perlu, karena kita belum mereport data pelajar dari luar Kota Yogyakarta yang bisa jadi, mungkin, sudah ikut vaksinasi di domisilinya. Ini akan kita konsolidasikan lagi," tutup Tri Hastono. (aka)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved