Breaking News:

Bisnis

Persiapkan Masa Kenormalan Baru, PT TWC Gelar Pelatihan Food Safety Berbasis Program CHSE

Pengadaan pelatihan food safety untuk memberikan pengetahuan bahwa makanan menjadi elemen utama yang harus dijaga kebersihannya terutama saat pandemi.

Penulis: Nanda Sagita Ginting | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Nanda Sagita
Suasana pelatihan food safety di ruang Awadhana, Manohara Borobudur, Selasa (24/08/2021) 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Nanda Sagita Ginting

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - PT Taman Wisata Candi (TWC) Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko menggelar kegiatan pelatihan food safety berbasis program CHSE yakni Cleanliness (Kebersihan), Health (Kesehatan), Safety (Keamanan), dan Environment (Ramah lingkungan). 

Pelatihan yang digelar selama dua hari mulai Senin (23/08/2021) dan Selasa (24/08/2021) bekerja sama dengan Association of Culinary Professionals (ACP) Indonesia dan i-Clean.

Adapun peserta pelatihan diikuti oleh para pegawai yang bersinggungan langsung dengan bisnis kuliner atau makanan.

Marketing dan Service Director PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko,  Hetty Herawati menuturkan, pengadaan pelatihan food safety untuk memberikan pengetahuan bahwa makanan menjadi elemen utama yang harus dijaga kebersihannya terutama pada masa pandemi.

Baca juga: PT TWC Batasi Kuota Kunjungan ke Candi Prambanan, Borobudur, dan Ratu Boko

"Pelatihan berlangsung selama dua hari, mulai Senin (23/08/2021) kemarin. Ini (pelatihan) yang kami lakukan merupakan improvement terkait food safety. Sebenarnya, dari dulu food safety sudah dilakukan namun saat ini levelnya harus ditingkatkan dampak pandemi Covid-19," jelasnya pada Selasa (24/08/2021).

Ia menambahkan, adanya pandemi Covid-19 membuat standarisasi untuk kuliner juga harus diberlakukan.

Mulai dari mengelola bahan baku makanan, menyajian makanan, hingga komponen gizi dalam makanan juga harus memiliki aturan.

"Ini (standarisasi food safety) yang ke depannya ingin kami maksimalkan. Sehingga, ketika destinasi wisata diizinkan beroperasi, food safety tidak bisa dilepaskan dari pedoman CHSE," terangnya.

Sementara itu, President ACP Indonesia, Rafael Triloko Basanto menuturkan, pelatihan dilakukan untuk menyempurnakan adanya pedoman CHSE.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved