Jawa

Masih PPKM Level 4 Meski Kasus Covid-19 di Klaten Terus Menurun, Begini Penjelasan Pemkab

Terdapat 2 faktor yang mempengaruhi kenapa Kabupaten Klaten belum bisa beranjak ke PPKM Level 3 dan masih bertahan di PPKM Level 4.

Penulis: Almurfi Syofyan | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA/ Almurfi Syofyan
Asisten 1 Bidang Pemerintah dan Kesejahteraan Rakyat Setda Klaten, Ronny Roekmito 

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Pelaksanaan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 kembali diperpanjang di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah meski angka kasus aktif Covid-19 terus menurun.

PPKM Level 4 di Klaten dipastikan diperpanjang mulai 24 Agustus 2021 hingga 30 Agustus 2021

Asisten 1 Bidang Pemerintah dan Kesejahteraan Rakyat Setda Klaten, Ronny Roekmito membenarkan jika penerapan PPKM di Kabupaten Klaten masih berada di level 4.

"Kita masih level 4, ini akan ditindak lanjuti dengan Instruksi Bupati nomor 14. Kemudian akan ditandatangani oleh Ibu hari ini dan mulai berlaku efektif besok hari," ujarnya saat Tribunjogja.com temui di ruang kerjanya, Selasa (24/8/2021).

Baca juga: Satgas COVID-19 Klaten Tingkatkan Tracing dan Testing Pasien Covid-19

Menurut Ronny, perbedaan PPKM Level 4 periode 23-30 Agustus 2021 ini tidak banyak berubah dari PPKM Level 4 pada periode sebelum-sebelumnya.

"Perbedaannya tidak terlalu banyak terutama di pusat-pusat perbelanjaan. Saya kira di Klaten pusat perbelanjaan tidak berpengaruh juga karena tidak banyak," ucapnya.

Kemudian kata Ronny, terdapat 2 faktor yang mempengaruhi kenapa Kabupaten Klaten belum bisa beranjak ke PPKM Level 3 dan masih bertahan di PPKM Level 4.

Pertama yakni faktor ketidaksesuaian data antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten dengan Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Pusat.

"Seperti yang saya jelaskan kemarin sebenarnya data antara daerah dan provinsi itu sudah klop tetapi provinsi dengan pusat yang masih berbeda dan ini mesti dilakukan penyesuaian data," imbuh dia.

Adapun faktor kedua yakni, wilayah aglomerasi atau kawasan perkotaan atau kabupaten yang saling terhubung satu dan lainnya dalam kesatuan wilayah.

"Yang kedua adalah aglomerasi, jadi kabupaten kota di wilayah Solo Raya ini kalau masih ada satu atau dua daerah yang level 4, ya semua level 4, harus bareng-bareng," ucapnya.

Dijelaskan Tim Ahli Satgas Covid-19 di Klaten itu, selama PPKM Level 4 di Klaten, penutupan jalan menuju kota setiap malamnya masih terus dilakukan.

Baca juga: Nakes di Klaten Mulai Disuntik Vaksin COVID-19 Dosis Ketiga

Selain itu, terkait dengan objek wisata juga masih ditutup selama PPKM Level 4.

"Selama level 4 ya kita masih lakukan penyekatan. Zona kita masih orange mudah-mudahan menuju kuning," imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Klaten Cahyono Widodo menyampaikan pada Senin (23/8/2021) angka kasus Covid-19 di Klaten bertambah 65 orang.

"Penambahan 65 kasus itu 32 dari hasil tes rapid antigen dan 33 kasus dari hasil tes swab PCR," ucapnya.

Selain itu, juga terdapat 90 pasien korona yang sembuh dan 15 pasien meninggal dunia.

Berdasarkan data itu, kasus aktif Covid-19 di Klaten menjadi 557 pasien yang menjalani perawatan di rumah sakit dan isolasi terpusat dan mandiri. ( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved