Breaking News:

Jawa

150 Guru Muda Ditugaskan Disdik Klaten ke Seluruh Puskesmas

Sebanyak 150 tenaga pendidik atau guru di Klaten diperbantukan untuk menginput data di seluruh Puskesmas yang ada di daerah itu.

Penulis: Almurfi Syofyan | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Ilustrasi Berita Klaten 

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Sebanyak 150 tenaga pendidik atau guru di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah diperbantukan untuk menginput data di seluruh Puskesmas yang ada di daerah itu.

Penginputan data tersebut bertujuan untuk mempercepat program vaksinasi Covid-19 yang ada di Kabupaten Bersinar.

"Ini ada 150 guru kami yang diminta untuk membantu di Puskesmas untuk bantu input data vaksin agar cepat," ujar Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Klaten, Wardani Sugiyanto saat Tribunjogja.com temui di Setda Klaten, Selasa (24/8/2021).

Menurutnya, 150 guru itu diperbantukan ke Puskesmas-puskesmas yang ada di Klaten agar tenaga kesehatan (Nakes) fokus menjadi vaksinator.

Baca juga: Masih PPKM Level 4 Meski Kasus Covid-19 di Klaten Terus Menurun, Begini Penjelasan Pemkab

Adapun 150 guru-guru yang diperbantukan itu adalah guru-guru yang masih muda dan ada juga yang masih berstatus CPNS pada penerimaan tahun lalu.

"Jadi nakes fokus lakukan vaksin, guru-guru kami yang menginput datanya supaya cepat karena ini kan Klaten ditarget banyak untuk percepat vaksinasi," jelasnya.

Menurutnya pada September 2021 Kabupaten Klaten bakal mendapat gelontoran vaksin Covid-19 dan masing-masing Puskesmas di target memberi vaksin 1.000 dosis per hari.

"Kemarin kan cuma 200, kalau 1.000 kan cukup melelahkan maka guru-guru ikut diperbantukan untuk input data," ucapnya.

Baca juga: Satgas COVID-19 Klaten Tingkatkan Tracing dan Testing Pasien Covid-19

Sementara itu, Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Klaten Ronny Roekmito mengatakan jika masing-masing Puskesmas akan dibantu oleh 3 orang guru untuk menginput data vaksin.

"Kemarin ada bantuan tenaga bagi Puskesmas, yakni 1 Puskesmas 3 orang guru yang memiliki kemampuan IT untuk input data," jelasnya.

Menurut Ronny, guru-guru itu tidak hanya fokus menginput data vaksin Covid-19 tapi juga data imunisasi.

Ia pun berharap dengan adanya terobosan tersebut kerja Nakes di Klaten dapat terbantu karena selama pandemi Covid-19 Nakes menjadi garda terdepan dalam melakukan penanggulangan wabah tersebut.  ( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved