Breaking News:

Vaksin Dosis Ketiga atau Booster Apa Fungsinya? Berikut Syarat Mendapatkannya

Data dari CDC menyebutkan hanya orang tertentu yang sebaiknya mendapatkan vaksin Covid-19 dosis ketiga atau booster

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Iwan Al Khasni
ALFREDO ESTRELLA / AFP
Proses vaksinasi menggunakan vaksin Sputnik-V 

Tribunjogja.com Jakarta --- Pemerintah terus menggencarkan pemberian suntik vaksin Covid-19 kepada seluruh masyarakat. Bahkan sejumlah pihak juga mendapatkan vaksin Covid-19 dosis ketiga atau booster. Apa manfaat dan syarat vaksin Covid-19 dosis ketiga atau booster? Siapa yang berhak mendapatkan vaksin Covid-19 dosis ketiga atau booster?

UGM menggelar vaksinasi Covid-19 untuk ibu hamil di Grha Sabha Pramana, Kamis (19/8/2021) kemarin
UGM menggelar vaksinasi Covid-19 untuk ibu hamil di Grha Sabha Pramana, Kamis (19/8/2021) kemarin (Dok ugm.ac.id)

Meski banyak orang telah mendapatkan vaksin Covid-19 dosis kedua, lonjakan kasus infeksi virus Corona semakin meningkat. Melihat hal tersebut, pemerintah pun mulai melakukan pemberian vaksin Covid-19 dosis ketiga sebagai booster.

Data dari Pusat Pencegahan dan Perlindungan Penyakit AS (CDC) juga menyatakan bahwa pemberian vaksin Covid-19 dosis ketiga atau booster ini bertujuan untuk memperpanjang efektivitas vaksin itu sendiri.

Penelitian menunjukkan bahwa perlindungan yang dibuat oleh dua vaksin mRNA – Pfizer dan Moderna – terhadap Covid-19 mungkin memudar setelah beberapa bulan. Hal tersebut kemungkinan besar juga berlaku untuk jenis vaksin lainnya.

Penelitian yang dilakukan di Israel juga menunjukan bahwa orang-orang yang telah mendapatkan vaksin Pzifer lebih awal juga rentan terinfeksi virus Corona.

Misalnya, pasien yang divaksinasi pada Januari 2021 memiliki kemungkinan 2,26 kali lebih besar untuk tertular Covid-19 daripada mereka yang divaksinasi pada April 2021.

“Uji coba vaksin mRNA menunjukkan kepada kita bahwa vaksin tersebut efektif hingga 94 persen dalam melindungi pasien dari infeksi,” kata Thaddeus Stappenbeck, pakar penyakit menular. Menurut Stappenbeck, efektivitas Vaksin Covid-19 tersebut mulai memudar sekitar enam bulan pada sebagian orang.

Bagaimana mengetahui efektivitas vaksin Covid-19 berkurang?

Menurut Stappenbeck, tidak ada cara mudah untuk mengukur apakah efektivitas vaksin Covid-19 yang Anda dapatkan telah memudar, terutama jika Anda berada dalam kondisi tubuh yang prima.

"Ada banyak hal yang memengaruhi imunitas manusia, bukan hanya tentang jumlah antibodi terhadap virus tertentu yang Anda miliki dalam aliran darah. Ada kekebalan berbasis seluler juga, dan itu lebih sulit untuk diukur," ucap Stappenbeck.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved