Pemain Jepang Jadi Sasaran Rasisme, Rangers Lakukan Penyelidikan

Furuhashi bergabung dengan Celtic dari klub Jepang Vissel Kobe musim panas ini dan mencetak hattrick pada debut kandangnya melawan Dundee.

twitter.com/CelticFC
Penyerang Celtic asal Jepang, Kyogo Furuhashi. 

TRIBUNJOGJA.COM- Klub raksasa Skotlandia, Rangers tengah melakukan penyelidikan setelah sebuah video di media sosial menunjukkan para pendukung meneriakkan lagu rasis terhadap penyerang Celtic asal Jepang, Kyogo Furuhashi.

Menanggapi rekaman itu, yang muncul pada hari Minggu, juru bicara Rangers mengatakan: "Ranger mengutuk semua bentuk rasisme dan diskriminasi.

"Mereka yang melakukan perilaku seperti itu bukanlah perwakilan dari klub kami atau pendukung setia yang telah mendukung kami dalam suka dan duka.

"Kami sedang menyelidiki untuk mengidentifikasi individu yang terlibat."

Celtic tweet pada Minggu malam untuk mengutuk rekaman "memuakkan dan menyedihkan", menambahkan mereka akan memberikan dukungan penuh untuk Furuhashi.

"Jika laporannya akurat, maka perilaku rasis yang memuakkan dan menyedihkan seperti itu yang ditujukan kepada Kyogo Furuhashi layak mendapat kecaman mutlak," kata tweet itu.

"Sayangnya, sejumlah pemain Celtic dalam beberapa tahun terakhir telah mengalami pelecehan rasis serupa.

"Sebagai klub yang terbuka untuk semua, kami berdiri teguh melawan rasisme dalam segala bentuknya dan kami akan memberikan dukungan penuh kepada Kyogo. Semua pemangku kepentingan harus bekerja sama dalam mengatasi segala bentuk kefanatikan."

Furuhashi bergabung dengan Celtic dari klub Jepang Vissel Kobe musim panas ini dan mencetak hattrick pada debut kandangnya melawan Dundee awal bulan ini.

Pemain Internasional Jepang itu telah mencetak lima gol dalam tujuh pertandingan sejauh musim ini.

Rangers akan menjamu Celtic di pertandingan Old Firm pertama musim ini akhir pekan depan di Ibrox, langsung di Sky Sports.

The Hoops akan tanpa pendukung setelah Rangers menarik tawaran sekitar 700 tiket tandang untuk pertandingan tersebut.

Sang juara membuat keputusan setelah Celtic tidak dapat menjamin bahwa tindakan serupa akan dilakukan untuk pertandingan kembali di Parkhead pada bulan Januari. (TRIBUNJOGJA.COM/ HAN)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved