Breaking News:

Bank BPD DIY Syariah Gandeng LP Ma’arif Sleman Tingkatkan Inklusi Keuangan

Bank BPD DIY Syariah melakukan sosialisasi Literasi dan Inklusi Keuangan bagi Lembaga Pendidikan di lingkungan Perguruan Ma’arif

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Ikrob Didik Irawan
Istimewa
Bank BPD DIY Syariah melakukan sosialisasi Literasi dan Inklusi Keuangan bagi Lembaga Pendidikan di lingkungan Perguruan Ma’arif 

TRIBUNJOGJA.COM - Dalam rangka mendukung Pemerintah meningkatkan inklusi dan literasi keuangan masyarakat di DIY, Bank BPD DIY Syariah melakukan sosialisasi Literasi dan Inklusi Keuangan bagi Lembaga Pendidikan di lingkungan Perguruan Ma’arif.

Acara tersebut digelar Sabtu 21 Agustus 2021 berbarengan dengan Rapat Kerja LP Ma’arif NU Kabupaten Sleman bertempat di SMK 2 Ma’arif Sleman. Hadir dalam acara tersebut  Kepala Sekolah MI, MTs dan MA serta pengurus Lembaga Pendidikan (LP) Ma'arif se-Kabupaten Sleman.

Ketua LP Ma’arif NU Kabupaten Sleman Drs. H. Murdiyanta dalam sambutannya menegaskan bahwa Rapat Kerja ini diharapkan dapat membawa Ma’arif Kabupaten Sleman lebih meningkatkan kapasitas dalam segala hal.

Khususnya dalam kepengurusan yang dibagi menjadi 6 bidang yaitu Bidang Sarana Prasarana, Bidang GTK, Bidang Kesiswaan, Bidang Humas dan Kerjasama, Bidang Penjaminan Mutu, dan Bidang Penelitian dan Pengembangan. Komunikasi dan sinergi antar bidang menjadi kunci sukses keberhasilan program kerja yang telah dirintis.

Pemimpin Bank BPD DIY Syariah Cabang Pembantu UII, Ihsan Muhammad yang hadir dalam acara tersebut menyampaikan bahwa acara sosialisasi yang digelar sejalan dengan upaya Pemerintah menargetkan tingkat inklusi keuangan Indonesia sebesar 90% pada tahun 2024, yang seiring juga dengan program 1 Rekening 1 Pelajar (Kejar) dari Otoritas Jasa Keuangan.

Inklusi keuangan adalah pemenuhan akses pada berbagai lembaga, produk, dan layanan jasa keuangan sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan masyarakat dalam rangka memperkuat kesejahteraan.

Inklusi keuangan dapat terwujud jika seluruh orang dapat mengakses layanan keuangan dengan mudah, diharapkan pada akhirnya meningkatnya kemampuan ekonomi masyarkat dan berkurangnya kemiskinan serta kesenjangan ekonomi, untuk itu Bank BPD DIY mengajak untuk membudayakan menabung sejak dini bagi siswa-siswa  setingkat MI, MTs, dan MA di lingkungan LP Ma’arif.

Dalam kesempatan tersebut Ihsan Muhammad juga menyampaikan bahwa, digitalisasi bukan sebuah keniscayaan dan merambah juga di lingkungan dunia pendidikan.

Bank BPD DIY Syariah siap mendukung transaksi secara digital di lingkungan LP Ma’arif dengan produk unggulan Bank BPD DIY seperti Cash Management System (CMS) maupun Qris Ultimate Automated Transaction (QUAT).

H. Achmad Fauzi, S.Pd.I., MSI selaku Wakil Ketua Bidang Tanfidziyah LP Ma’arif NU memberikan penguatan dalam sambutannya bahwa acara ini menjadi momentum kebangkitan LP Ma’arif NU, diharapkan menjadi motor penggerak lembaga pendidikan Ma’arif NU dan lembaga pendidikan lainnya.

Langkah-langkah konkrit yang dapat dilakukan LP Ma’arif NU Kabupaten Sleman sebagai perwujudan semangat untuk berkembang salah satunya memanfaatkan kemitraan dengan perbankan seperti Bank BPD DIY Syariah untuk transparansi dan integrasi keuangan. (rls/adv)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved