Sinetron Ikatan Cinta
BUKAN KALENG KALENG di Sinetron Ikatan Cinta : Sikap Romantis Al Kerap Bikin Andin Terharu
BUKAN KALENG KALENG di Sinetron Ikatan Cinta : Sikap Romantis Al Kerap Bikin Andin Terharu
Penulis: Yudha Kristiawan | Editor: Yudha Kristiawan
TRIBUNJOGJA.COM - Al benar benar berusaha membahagiakan Andin dan Reyna setelah masa masa sulit dilalui.
Pada setiap momen, Al berusaha menjadi pelindung Andin dan Reyna hingga terkadang terkesan over protekstif.
Terkini, Al bahkan menempatkan beberapa orang keamanan untuk mengawal kemanapun Andin dan Reyna pergi.
Rupanya Al mengantisipasi terjadi gangguan yang belakangan dilakukan oleh Nino.
Al kali ini tak mau kecolongan lagi oleh Nino. Al benar benar membuat gerak Nino sangat kecil kemungkinan mendekat ke Reyna dan Andin.
Al tak mau kejadian Reyna dibawa Nino dari sekolah tanpa seizin Andin atau dirinya kembali terulang.
Baca juga: CINTA BISU di Sinetron Ikatan Cinta Terbaru : Jenifer dan Rendi Saling Cinta Tapi Tak Berani Bicara
Sementara itu, Andin menunjukkan sikap bijaksana pada Elsa. Tak tega dengan kondisi Elsa di tahanan, Andin kembali meminta izin Al menjenguk Elsa.
Bagaimanapun, Elsa adalah adik Andin meski berbeda ibu. Andin bermaksud baik menjenguk Elsa agar tetap tegar menjalani proses hukum.
Namun, Elsa justru menghardik Andin dan terus menyalahkan Andin atas apa yang menimpanya sekarang.
Andin pun kembali dibuat banjir air mata gara gara perkataan Elsa yang terus saja masih menyalahkan Andin.
Andin berusaha untuk terus menjadi seorang kakak yang meskipun perlakuan Elsa sangat keji.
Sebelumnya, Andin bersikap sangat bijaksana. Andin justru meminta maaf dan tak ingin melihat Elsa nestapa seperti ini.
Andin melakukan semua ini hanya demi Reyna yang selama ini menderita karena ulah Elsa.
Baca juga: UPDATE Transfer AC Milan: Gebrakan Baru Maldini Boyong Striker Muda Berbakat dari AS Monaco
Meski Andin sudah berusaha mencurahkan isi hatinya secara baik baik, justru Elsa yang masih saja menyalahkan Andin.
Elsa berpikir seolah olah apa yang ia alami adalah salah Andin, padahal karena ulah ia sendiri.
Andin tetap sabar dan berusaha menenangkan Elsa dan meminta maaf jika Elsa harus mengalami situasi seperti saat ini, menjadi tahanan Polisi.
Elsa tak bisa menahan emosi, ia menghardik dan mengusir Andin sembari berteriak histeris.
Saat ini Elsa sudah ditetapkan sebagai tersangka tunggal kasus pembunuhan Roy.
Di hadapan Polisi saat diperiksa, Elsa mengakui sudah membunuh Roy. Elsa seperti kesetanan. Sembari berderai air mata, Elsa pun mengatakan bahwa Roy memang pantas dibunuh.
Elsa beralasan, Roy lebih baik mati, karena tidak ada hukuman yang lebih pantas untuk Roy yang telah menghamili dirinya namun enggan bertanggungjawab.
Kini Elsa menghadapi hari hari yang sangat sulit sendirian. Riki yang membantunya tengah berjuang di rumah sakit akibat dua peluru Polisi bersarang di tubuhnya.
Baca juga: Rumor Transfer Liga Inggris: Penyerang MU & Leeds Bisa Jadi Pengganti Harry Kane di Tottenham
Terkini, Mama Rosa tak kuat melihat reka adegan saat Elsa menusuk Roy dengan sebuah gunting.
Mama Rosa memang sangat kehilangan Roy, namun ia juga tak menutup mata perlakuan Roy kepada Elsa yang memicu Elsa berbuat nekat.
Mama Rosa mengatakan pada Mama Sarah dan Papa Surya bahwa ia sudah ikhlas dan memaafkan Elsa.
Di satu sisi, Mama Sarah dan Papa Surya juga tak menyangka Elsa bisa nekat melakukan itu pada Roy.
Sebelumnya Mama Rosa sengaja menemui Elsa untuk bicara dari hati ke hati.
Duduk dihadapannya sosok perempuan berwajah cantik dengan mengenakan busana serba orange menatap tajam ke arah Mama Rosa.
Perasaan campur aduk berkecamuk di benak Mama Rosa.
Kesempatan ini Mama Rosa gunakan untuk memastikan Elsa harus bertanggung jawab atas perbuatannya terhadap Roy.
Elsa justru menggunakan kesempatan bicara empat dengan Mama Rosa untuk mencari pembenaran atas perbuatannya yang telah membuat nyawa Roy melayang.
Elsa mengungkapkan pada Mama Rosa alasan kuat sampai ia tega menghabisi nyawa Roy.
Elsa merasa direndahkan oleh Roy dengan menyebut bahwa Elsa tak pantas untuk diperjuangkan.
Elsa sakit hati karena Roy juga tak mau bertanggung jawab pada kehamilan Elsa.
Mendengar hal itu, Mama Rosa tak kuasa menahan air mata. Apalagi saat Elsa berkali kali menyebut Roy bukan anak yang baik.
Mama Rosa meminta maaf pada Elsa atas semua perbuatan Roy dan meminta Elsa memaafkan Roy.
Namun Mama Rosa juga mengingatkan kepada Elsa agar taat terhadap proses hukum yang sedang dijalaninya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/al-lindungi-andin.jpg)