MotoGP
Berita Moto GP Hari Ini: Marc Marquez Kecewa, Jorge Martin Puas, Fabio Quartararo Galau
Marc Marquez merasa kuat meski sebenarnya kecewa gagal naik podium di MotoGP Austria. Hasil MotoGP seri 11 penuh drama setelah hujan mengguyur
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Yoseph Hary W
TRIBUNJOGJA.COM - MotoGP Austria 2021 diwarnai drama yang meninggalkan serba-serbi perasaan bagi Marc Marquez, Jorge Martin dan juga Fabio Quartararo.
Secara garis besar, Marc Marquez merasakan kekecewaan karena semula yakin bakal naik podium di Sirkuit Red Bull Ring.
Bagi Jorge Martin, sempat merosot setelah start dari garis pole position, akhirnya naik podium ketiga dan itu membuatnya puas, menyusul kemenangan di pekan sebelumnya pada MotoGP Styria.
Berbeda bagi Fabio Quartararo yang kini memimpin di puncak klasemen, hasil MotoGP Austria menyadarkannya betapa ia kini mulai memikirkan gelar juara dunia Moto GP.
Baca juga: Jadwal Moto GP Selanjutnya di Sirkuit Silverstone Inggris, Mengenang Drama Marc Marquez Jelang Finis
Kegalauan Quartararo jelas realistis mengingat para rivalnya mulai mendekat setelah ia hanya bisa finis di posisi ketujuh pada MotoGP Austria.
Balapan MotoGP Austria memang penuh drama. Setelah pertarungan sengit di baris depan antara Marc Marquez, Francesco Bagnaia dan Fabio Quartararo, hujan yang turun mengacaukan situasi dan harapan ketiga pebalap itu.
Ketika balapan menyisakan dua lap terakhir, hujan memaksa mereka harus menepi untuk mengganti motor dengan ban yang sesuai kondisi lintasan basah.
Sejumlah pebalap yang nekat tidak mengganti motor pun memanfaatkan itu. Brad Binder dari KTM bahkan mampu finis pertama setelah melaju dengan lamban dan risiko di lintasan licin.
Francesco Bagnaia berhasil merangsek kembali dan finis kedua. Demikian juga Jorge Martin berhasil finis ketiga.
Namun apes bagi Marc Marquez karena begitu keluar dari pitstop untuk berganti motor, lagi-lagi ia terjatuh dan membuatnya terhambat untuk mengejar ketertinggalan.
Andai balapan tidak diguyur hujan, Marc Marquez bahkan merasa yakin bakal naik podium. Namun kekecewaan itu tidak lantas membuatnya meredup. Marquez mengaku cukup kuat dan baik-baik saja dengan hasil akhir itu.
Marc Marquez akhirnya finis di urutan ke-15. Penampilan Marc Marquez yang start dari baris kedua memang tampak kompetitif dengan selalu berada di grup terdepan.
Marquez berada di urutan lima besar dan berhasil menyodok ke urutan pertama sebelum masuk pitlane mengganti motor dengan ban licin karena hujan semakin deras dari empat lap tersisa.
Setelah itu, posisi Marquez setelah flag to flag merosot tajam dengan berada di urutan ke-10. Beberapa pembalap lain yang memutuskan tidak mengganti motor dan melanjutkan balapan.
The Baby Alien pun mencoba memperbaiki posisinya dengan mengejar grup terdepan. Apesnya ia mengalami crash yang menyebabkan finis di urutan ke-15.
Padahal, semula itu optimistis setidaknya jika tidak menjadi yang pertama, dia bisa merebut podium.
"Ya (bisa menang), Anda tidak pernah tahu, tapi saya kuat dengan perasaan yang sangat bagus," kata Marquez, dikutip Tribun Jogja dari Motosan.es via bolasport.
"Saya tidak tahu bagaimana saya akan finis, mungkin saya akan finis kedua atau ketiga, tetapi podium pastinya akan bagus."
"Saya merasakan perasaan yang sangat bagus, terutama kualifikasi di mana kami berada di baris kedua start kelima."
Adapun pembalap Monster Energy Yamaha, Fabio Quartararo, finis ketujuh. Namun hasil itu membuatnya mulai perhitungan demi mengamankan posisi di puncak klasemen MotoGP 2021.
Quartararo saat ini memuncaki klasemen MotoGP 2021 dengan koleksi 181 poin atau unggul 47 poin atas Francesco Bagnaia (Ducati) dan Joan Mir (Suzuki Ecstar) yang sama-sama mengumpulkan 134 angka.
Kini, ia mengaku tidak ingin mengambil risiko. "Saya memiliki banyak risiko dan saya tidak ingin membuat kecelakaan bodoh. Ini pertama kalinya tahun ini saya sedikit berpikir tentang kejuaraan, saya ingin jujur," kata Quartararo dilansir Tribun Jogja via bolasport dari Tuttomotoriweb.
"Saya sangat senang dengan cara saya membalap di lintasan kering. Saya merasa hebat, saya menyerang, saya bisa berjuang untuk kemenangan pada akhir balapan dan ini penting," kata Quartararo
"Saya hampir mengalaminya (terjatuh) di tikungan 1 ketika Marc jatuh. Anda dapat melihat di TV bahwa saya hampir menyentuhnya. Itu adalah saat untuk memikirkan tentang kejuaraan. Kami tiba ke Austria dengan keunggulan 34 poin di trek ini dan kami meninggalkan Austria dengan 47 poin."
"Kami mengambil keuntungan dan saya pikir kami tidak mengharapkan itu. Jadi, saya pikir sekarang poin kami cukup bagus di kejuaraan, jadi saya ingin terus seperti itu. Saya pikir Mir ingin memberi tekanan kepada saya, tetapi itu tidak berhasil dengan saya" aku Quartararo.
Finis di posisi ketujuh sebenarnya merupakan hasil positif karena meskipun ia berada di belakang dua rival terdekatnya, Bagnaia dan Mir, itu memungkinkannya untuk mempertahankan selisih poin yang tidak terlalu jauh.
"Dalam kondisi lintasan kering saya merasa sangat baik dan saya hanya menunggu. Kami menghemat banyak ban sehingga kami memiliki kemungkinan untuk melakukan jauh lebih baik untuk akhir balapan," tutur Quartararo.
"Bagaimanapun, kecepatan kami ada di sana. Kami di sini untuk memperjuangkan kemenangan dalam kondisi kering dan saya pikir itu sangat penting.
"Ada tujuh atau delapan balapan tersisa. Jadi, saya mengambil balapan demi balapan dan yang berikutnya (Silverstone) adalah salah satu favorit saya. Sekarang saya akan mencoba berjuang untuk menang di Silverstone."
"Saya pikir kami memiliki peluang. Di trek itu pada 2019, karier saya pada MotoGP berubah. Jika cuaca tetap kering kami bisa balapan dengan baik," ucap Quartararo.
Sementara, Sirkuit Red Bull Ring Austria tampaknya begitu cocok dengan pembalap Pramac Racing, Jorge Martin. Setelah menang di MotoGP Styria, pekan kemarin ia pole position, dan akhirnya naik podium ketiga.
Rookie yang sudah mengoleksi tiga podium pada MotoGP 2021 tersebut akhir puas dengan serentetan pencapaiannya.
Jorge Martin finis ketiga saat balapan seri kedua MotoGP Doha. Dua podium terakhir didapatkan Martin saat melakoni balapan ganda di Red Bull Ring, naik podium di dua seri terakhir secara beruntun
Hasil itu membuat Martin puas bisa membawa rentetan hasil bagus bagi Pramac Racing di Red Bull Ring.
Ia bahkan merasa senang bisa menyalip Marc Marquez (Repsol Honda) pada awal balapan karena menambah motivasinya di kejuaraan.
"Kami menambah pengalaman. Saya menikmati menyalip Marc. Itu di awal balapan, tetapi satu lawan satu dengan juara dunia seperti dia membuat saya bangga," kata Martin, dikutip BolaSport.com dari Motosan.es.
"Pada akhirnya saya bersentuhan dengan Fabio (Quartararo), bersaing dengan (Johann) Zarco. Saya telah belajar banyak, saya telah banyak balapan di kejuaran dunia dan saya mendapat tambahan pengalaman."
"Saya ingin mendapatkan podium di balapan ini dan inilah hasilnya, membuat saya sangat bahagia."
Jorge Martin kini mendapatkan tambahan 16 poin dan naik dua setrip di klasemen MotoGP 2021. Ia berada di peringkat 10 klasemen dengan mengoleksi 64 poin.
Ia mengaku tidak menyangka dengan posisinya sekarang setelah meraih mendapatkan rentetan hasil bagus di Austria.
"Saya harus mengasimilasi semua ini, dua pole dan dua podium dalam satu pekan ini terlalu besar," ujar Martin.
"Saya harus mencernanya dan memahami situasi yang terjadi," ucap Martin.
Setelah MotoGP 2021 seri 11 di Austria, selanjutnya jadwal MotoGP seri 12 digelar di Inggris di Sirkuit Silverstone. Jadwal MotoGP Inggris akan berlangsung pada Minggu malam 29 Agustus 2021.
(*/bolasport)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/motogp-austria-2021.jpg)