Breaking News:

Investasi Ilegal Rugikan Masyarakat Rp 117,4 Triliun, SWI Efektifkan Sarana Pengaduan

Sejak 2017, SWI telah melakukan penanganan terhadap 1.053 produk investigasi ilegal, 3.365 fintech lending ilegal dan 160 gadai ilegal.

Penulis: Ardhike Indah | Editor: Gaya Lufityanti
Tangkapan layar FGD Satgas Waspada Investasi Provinsi Jawa Tengah, Kamis (12/8/2021).
Kepala OJK DIY, Parjiman 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Ardhike Indah

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Satuan Tugas (Satgas) Waspada Investasi (SWI) menghitung, setidaknya ada Rp 117,4 triliun kerugian masyarakat lantaran mengikuti investasi ilegal.

Data tersebut dihimpun oleh SWI sejak tahun 2011-2021.

Sejak beroperasi tahun 2017 lalu, SWI telah melakukan penanganan terhadap 1.053 produk investigasi ilegal, 3.365 financial technology (fintech) lending ilegal dan 160 gadai ilegal.

SWI sendiri merupakan wadah koordinasi antara instansi lembaga untuk mengoptimalkan upaya pencegahan melalui edukasi.

Baca juga: Cegah Jeratan Pinjaman Online dan Investasi Ilegal, OJK Akan Edukasi Masyarakat DI Yogyakarta

Satgas tersebut juga bertugas melakukan sosialisasi kepada masyarakat serta penanganan dan penindakan atas penawaran investasi ilegal yang dapat merugikan masyarakat.

Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional 3 Jawa Tengah dan DIY, Aman Santosa menyatakan bahwa SWI Provinsi Jawa Tengah sepakat meningkatkan upaya pemberantasan investasi dan pinjaman online ilegal untuk melindungi masyarakat.

Hal tersebut disampaikan seusai dilakukannya Focus Group Discussion (FGD) diikuti 9 anggota SWI di Jawa Tengah.

Anggota tersebut terdiri dari OJK Regional 3 Jawa Tengah dan DIY, Kepolisian Daerah Jawa Tengah dan Bank Indonesia Kpw Provinsi Jawa Tengah.

Baca juga: Ditopang Konsumsi dan Investasi, Ekonomi DI Yogyakarta Tumbuh 11,8 Persen di Masa Pandemi Covid-19

Ada juga Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah, serta Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Koperasi dan UKM, Dinas Komunikasi dan Informatika, Kanwil Kementerian Agama, dan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Jawa Tengah.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved