Breaking News:

Minggu Pagi Ini Gunung Merapi Luncurkan 5 Kali Awan Panas Guguran, Jarak Luncur Maksimum 3 Km

Di periode pengamatan yang sama, Gunung Merapi juga teramati meluncurkan 27 kali guguran lava pijar.

Twitter BPPTKG
Awan panas guguran Merapi tanggal 8 Agustus 2021 pukul 04.20 WIB 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Gunung Merapi terpantau meluncurkan lima kali awan panas guguran pada enam jam periode pengamatan terakhir, tepatnya pada pukul 00.00-06.00 WIB, Minggu (8/8/2021).

Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta, Hanik Humaida, merinci jarak luncur rentetan awan panas adalah antara 1,1 km hingga 3 km.

"Seluruhnya mengarah ke barat daya," terang Hanik.

Di periode pengamatan yang sama, Gunung Merapi juga teramati meluncurkan 27 kali guguran lava pijar.

Jarak luncur material vulkanik yakni antara 500 hingga 2.000 meter. Seluruhnya mengarah ke barat daya.

Terpantau pula asap kawah berwarna putih dengan intensitas sedang hingga tebal. Menjulang setinggi 100 m di atas puncak kawah.

Terkait cuaca atau hasil amatan meteorologi di Merapi adalah cerah dan berawan.

"Angin bertiup lemah ke arah barat. Suhu udara 13-20 °C, kelembaban udara 68-90 %, dan tekanan udara 628-719 mmHg," paparnya.

Menimbang hasil pengamatan itu maka status Gunung Merapi saat ini tetap berada di level III atau Siaga.

Adapun potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awan panas pada sektor tenggara-barat daya sejauh maksimal 3 km ke arah sungai Woro dan sejauh 5 km ke arah sungai Gendol, Kuning, Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, dan Putih.

Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi erupsi eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.

"Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka status aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali," bebernya. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved