Breaking News:

Plataran Group Peringatkan Pihak-pihak yang Menyalahgunakan Merek 'Plataran' dan 'Pelataran'

Penyalahgunaan dilakukan dengan menggunakan nama ataupun gambar dengan merek/nama “Plataran” ataupun “Pelataran”

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Ikrob Didik Irawan
Istimewa
Logo Plataran 

TRIBUNJOGJA.COM –Plataran Group menghadapi penyalahgunaan penggunaan merek “Plataran” dan “Pelataran” oleh sejumlah pelaku usaha yang tidak bertanggung jawab dalam menjalankan persaingan usaha yang tidak sehat dan melanggar hukum.

Penyalahgunaan dilakukan dengan menggunakan nama ataupun gambar dengan merek/nama “Plataran” ataupun “Pelataran” untuk bidang usaha sejenis yang dikelola oleh Plataran Group.

Padahal merek “Plataran” dan “Pelataran” adalah merek yang sah terdaftar atas nama PT Plataran Indonesia Nusantara (Plataran Group) di Direktorat Jenderal HAKI pada Kementerian Hukum & HAM RI untuk sejumlah kelas.

Adaanya penggunaan merek “Plataran” ataupun “Pelataran” oleh pihak tertentu tanpa persetujuan Plataran Group sangat merugikan Plataran Group maupun masyarakat yang terkecoh karena seakan-akan tempat usaha yang dimaksud dikelola/dimiliki oleh Plataran.

“Sebagai bentuk perlindungan hak, maka Plataran telah mengumumkan di media Surat Kabar Peringatan & Pemberitaan Penting pada tanggal 4 Agustus 2021, yang pada intinya menyampaikan bahwa Plataran adalah satu-satunya pihak yang berhak secara hukum untuk memakai merek dagang dengan nama dan/atau logo ‘Plataran’ dan ‘Pelataran’,” ujar Yozua Makes, CEO Plataran Indonesia dalam rilis yang diterima tribunjogja.com, Kamis (5/8/2021).

Dalam kerangka mendukung penegakan hukum, perlindungan hak milik intelektual, kegiatan usaha yang sehat serta pencegahan terhadap informasi yang menyesatkan kepada masyarakat, maka Plataran akan mengambil langkah dan tindakan hukum yang diperlukan serta meminta perlindungan hukum dari penegak hukum yang berwenang untuk melakukan tindakan hukum sesuai dengan ketentuan UU Merek, UU Cipta Kerja dan/atau peraturan perundang-undangan yang berlaku.

"Mari kita saling mengapresiasi pelaku usaha yang menjalankan bisnis sesuai dengan regulasi hukum yang benar, termasuk dengan berkompetisi secara sehat," kata Yozua Makes. (rls)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved