Serie A
INTER MILAN: Ketika Eriksen Bertemu Penggantinya & Ungkap Kapan Bisa Kembali Beraksi
Gelandang serang itu bertemu dengan rekan satu timnya di Inter Milan di Appiano Gentile kemarin, yang merupakan pertama kalinya sejak insiden
Penulis: Joko Widiyarso | Editor: Joko Widiyarso
TRIBUNJOGJA.COM - Christian Eriksen mendatangi tempat latihan Inter Milan dan bertemu dengan rekan setimnya, termasuk pemain yang akan menggantikannya, Hakan Calhanoglu.
Gelandang serang itu bertemu dengan rekan satu timnya di Appiano Gentile kemarin, yang merupakan pertama kalinya sejak insiden di pembukaan Euro 2020, 12 Juni silam.
"Pagi ini Christian Eriksen berkunjung ke Suning Training Centre di Appiano Gentile," demikian bunyi pernyataan di situs resmi Nerazzurri, dikutip Tribun Jogja dari Football Italia.
Pada kesempatan itu, Eriksen langsung disambut hangat oleh teman-teman satu timnya, dan yang cukup unik adalah saat bertemu pemain baru yang direncanakan akan menjadi penggantinya.
Adalah Calhanoglu, playmaker baru Nerazzurri, yang banyak disebut merupakan pemain ‘curian’ dari AC Milan, setelah memilih menyeberang ke Inter Milan secara gratis.
Eriksen tampak menyalami Calhanoglu seperti halnya sebelumnya ketika menyapa bek tengah Alessandro Bastoni dan yang lain.
Eriksen menambahkan bahwa dia akan kembali beraksi bersama Inter Milan dalam empat atau lima bulan mendatang, menurut Il Corriere dello Sport.
Pemain asal Denmark itu juga mengakui bahwa ia adalah orang yang beruntung masih dapat selamat dari tragedi di Euro 2020.
Menurut Il Corriere dello Sport, Eriksen menahan air mata ketika dia melihat rekan satu timnya dan mengatakan kepada mereka bahwa dia “beruntung.”
Kapan Eriksen kembali?
Dia juga menambahkan bahwa dia akan kembali beraksi “dalam empat atau lima bulan.”
Eriksen mengalami serangan jantung saat pertandingan pembuka UEFA Euro 2020 Denmark melawan Finlandia pada 12 Juni.
Dokter menyelamatkan nyawanya di lapangan sebelum membawanya ke rumah sakit.
Pemain berusia 29 tahun itu menjalani operasi untuk memasang defibrilator jantung beberapa hari kemudian.
“Dia sekarang akan mengikuti program pemulihan yang diajukan oleh dokter Denmark di Kopenhagen, yang juga akan mengoordinasikan tindak lanjut klinis,” kata Inter Milan dalam pernyataan resmi kemarin.
“Staf medis Inter secara alami akan terus mendapat informasi dan up to date selama proses berlangsung.”
Pemain berusia 29 tahun itu sekarang akan kembali ke Denmark untuk liburan singkat.
Sebagai informasi, Eriksen dipasangi implan cardioverter defibrillator (ICD) sebelum dipulangkan dari rumah sakit setelah kolaps di lapangan.
Alat itu dirancang untuk mengatur gangguan jika terjadi masalah lagi dalam detak jantungnya.
Sebelumnya, mantan rekan setim bintang Inter di Ajax, Daley Blind, dapat melanjutkan karirnya dengan bantuan perangkat, tetapi aturan Serie A saat ini melarang penggunaannya di papan atas Italia.
Seorang anggota komite ilmiah teknis FA Italia, Francesco Braconaro, mengatakan tentang langkah-langkah yang harus dilakukan Eriksen untuk kembali beraksi di Inter:
"Christian Eriksen tidak dapat diberikan izin untuk bermain di Italia. Jika defibrilator pemain dilepas, oleh karena itu memastikan patologi dapat diselesaikan, maka ia dapat kembali bermain untuk Inter. "
“Eriksen harus melepas defibrilator agar Inter Milan kembali,” kata komite ilmiah teknis Italia
Serangan jantung
Playmaker Denmark itu menderita serangan jantung saat bertugas internasional di Euro 2020 pada 12 Juni, dengan hanya pemikiran cepat rekan satu tim dan profesional medis yang menyelamatkan hidupnya.
Pemain berusia 29 tahun itu telah dipasangi ICD untuk mengatur gangguan lebih lanjut dalam detak jantungnya, tetapi ofisial Serie A mengatakan Eriksen perlu membuktikan bahwa dia benar-benar bebas dari masalah kesehatan untuk melanjutkan karir profesionalnya di San Siro. .
Francesco Braconaro, anggota komite ilmiah teknis FA Italia, mengatakan kepada Radio Kiss Kiss:
"Christian Eriksen tidak dapat diberikan izin untuk bermain di Italia. Jika defibrillator pemain dilepas, maka konfirmasi patologi dapat diselesaikan, maka dia bisa kembali bermain untuk Inter."
Eriksen menghabiskan enam hari di rumah sakit setelah pingsan di Kopenhagen.
Dia dilengkapi dengan ICD selama waktu itu, yang merupakan perangkat yang terhubung ke jantung dengan kabel yang mengirimkan pulsa listrik untuk memperbaiki ritme yang tidak teratur.
Tampaknya sangat tidak mungkin petugas medis atau keluarga Denmark akan setuju untuk menghapusnya.
Dokter tim Denmark Morten Boesen mengatakan setelah Eriksen keluar dari rumah sakit pada 18 Juni:
"Alat ini diperlukan setelah serangan jantung karena gangguan irama. Christian telah menerima solusinya dan rencana tersebut telah dikonfirmasi oleh spesialis nasional dan internasional yang semuanya merekomendasikan obat ini. perlakuan yang sama."
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/christian-eriksen-selebrasi-di-liga-italia-serie-a-napoli-vs-inter-18-april-2021.jpg)