Breaking News:

Kapal Tanker MV Asphalt Princess Dibajak Sejumlah Pria Bersenjata di Teluk Oman

Kapal tanker MV Asphalt Princess dibajak oleh sekelompok pria bersenjata saat berlayar di Teluk Oman. 

Editor: Hari Susmayanti
Reuters/VOA
Ilustrasi: Kapal tanker 

Gardner mengatakan bahwa, menurut laporan, ada 9 pria bersenjata tiba-tiba naik ke MV Asphalt Princess saat kapal mendekati pintu masuk Selat Hormuz, yang dilalui sekitar seperlima dari pasokan minyak maritim dunia.

Sebelumnya, Operasi Perdagangan Maritim Inggris Angkatan Laut Kerajaan Inggris (UKMTO) telah memperingatkan untuk sangat berhati-hati melakukan pengiriman barang di dekat Fujairah di Teluk Oman.

Melansir Sky News pada Selasa (3/8/2021), UKMTO yang memantau lalu lintas pengiriman di Teluk Oman, mengatakan insiden kapal tanker terbaru adalah "potensi pembajakan" yang terjadi sekitar 97 km dari timur kota pelabuhan Fujairah.

Seorang juru bicara Kantor Luar Negeri, Persemakmuran dan Pembangunan Inggris mengatakan, "Kami sedang menyelidiki sebuah insiden di sebuah kapal di lepas pantai UEA."

Berbicara di Washington, sekretaris pers Gedung Putih Jen Psaki mengatakan, "Kami memantau situasi yang berkembang ini, dan kami berhubungan erat dengan London dan mitra lain yang juga memantau di seluruh dunia. Laporan pertama sangat memprihatinkan."

Sementara ini, pasukan khusus Inggris sudah berada di wilayah Teluk Oman tersebut menyusul dugaan serangan pesawat tak berawak di kapal tanker Mercer Street Kamis (29/7/2021).

Mercer Street adalah kapal milik Jepang, tetapi berlayar dengan Bendera Liberia dan dikelola oleh Zodiac Maritime, sebuah perusahaan Inggris yang merupakan bagian dari Grup Zodiac miliarder Israel Eyal Ofer.(*)

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved