Breaking News:

Galery De Cends Aloe Vera Kulon Progo Olah Lidah Buaya Jadi Aneka Produk yang Menyehatkan

Tanaman aloe vera atau lebih dikenal dengan lidah buaya menjadi peluang bisnis bagi pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) di Kabupaten Kulon Progo

Penulis: Sri Cahyani Putri | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA/ Sri Cahyani Putri
Pemilik De Cends Aloe Vera, Christianingsih (41) saat melayani pembeli es cendol. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Sri Cahyani Putri Purwaningsih

TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Tanaman aloe vera atau lebih dikenal dengan lidah buaya menjadi peluang bisnis bagi pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) di Kabupaten Kulon Progo

Apalagi tanaman lidah buaya diklaim memiliki banyak khasiat bagi kesehatan tubuh. 

Seperti mengobati asam lambung, panas dalam, lemah jantung, sakit tenggorokan dan batuk. 

Baca juga: Secuil Kisah Sosok Wahyana, Tetap Mengajar di SMPN 4 Patuk Saat Sibuk Jadi Wasit di Olimpiade Tokyo

Pemilik Galery De Cends Aloevera, Christianingsih (41) bercerita awal mula memulai usaha dengan bahan dasar lidah buaya, ketika dirinya melihat banyak petani yang membudidayakan tanaman tersebut namun tidak dimanfaatkan dengan baik. 

Dari situ kemudian ia memiliki ide untuk mengolahnya menjadi beberapa macam produk makanan seperti dodol, cendol dan lumpia.

Bahkan lidah buaya juga diproduksinya dalam bentuk serbuk untuk dibuat minuman.

Perempuan yang memulai usaha sejak 2019 lalu itu kemudian membuka outlet dengan sistem franchise di Kabupaten Kulon Progo

"Saat itu kami membuka outlet di dekat UNY Wates dan memiliki pegawai seorang mahasiswa sehingga banyak pelanggan kami dari kalangan mahasiswa. Bahkan dalam seminggu bisa membutuhkan bahan dasar lidah buaya hingga 3 kuintal," katanya saat ditemui di rumah produksinya yang beralamat di Dusun Pendem RT 8/4, Kalurahan Sidomulyo, Kapanewon Pengasih, Kabupaten Kulon Progo, Rabu (4/8/2021). 

Karena memiliki prospek bisnis yang cukup bagus, ia terus mengembangkan produk olahannya dengan memadukan tanaman lidah buaya dan daun kelor menjadi camilan stik. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved