Breaking News:

PSIM Yogyakarta

Gabung PSIM Yogyakarta, Imam Arief Selalu Ingin Dilatih Seto Nurdiyantoro

Kiper senior PSIM Yogyakarta, Imam Arief Fadilah mengaku dilatih oleh Seto Nurdiyantoro merupakan mimpi yang menjadi kenyataan.

dok PSIM
Imam Arief Fadillah 

"Kadang, tapi tidak mesti juga, kalau lagi ingin, kita bareng-bareng keluar cari makan, tapi ya tetap lebih sering makan di mess karena sudah disediakan dan pasti sudah diperhitungkan oleh manajemen gizinya," kata pria kelahiran 14 Desember 1989 itu.

Chemistry 

Pemain dengan nomor punggung 18 ini mengatakan selama berlatih, chemistry setiap pemain telah terjalin dengan baik, apalagi pemain tinggal bersama di mess PSIM, kebersamaan pun perlahan terbentuk dari kebiasaan bertemu.

Selain itu, peran pemain senior di tim menurut Imam sebagai sosok yang mampu mengayomi pemain muda dan merekatkan hubungan satu sama lain.

"Ya kebersamaan kita sudah menyatu, apalagi ada mas Beny, yang selalu membuat suasana lebih cair. Kita kalau kumpul sering dibuat dia ketawa," jelasnya.

Baca juga: Bupati Gunungkidul Soal Stok Vaksin Covid-19 yang Menipis: Pasti Akan Didistribusikan

Sosok lainnya yang punya peran penting ada Purwaka Yudhi, yang dinilai Imam sebagai pemain yang memiliki karisma dan dapat mengangkat mental rekan-rekannya.

Purwaka disebut-sebut sebagai sosok yang serius di tim, menjadi penyeimbang bagi rekan-rekannya yang lain.

Di lapangan, kerja sama tim antar pemain sudah lebih padu, hanya saja ia mengeluhkan pengunduran kompetisi liga yang berdampak pada performa pemain.

Ditambah lagi PSIM belum dapat berlatih di lapangan seperti sedia kala, hal itu membuat kekhawatiran jika nanti tiba-tiba kompetisi digelar, kondisi pemain masih belum dalam top performanya.

Maka, Imam berharap dengan chemistry yang telah dibangun sejak lama ini dapat segera ditampilkan melalui kompetisi musim 2021 ini, namun yang sampai sekarang belum jelas kapan bakal dimulai, terlebih Liga 2.

"Semoga saja liga cepat berjalan, kita sudah capek diundur-diundur terus, jangan sampai akhirnya liga tidak jadi digelar," tandasnya. (tsf)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved