Breaking News:

Info BMKG

Berita Cuaca Update Info BMKG: Inilah Pemicu Hujan di Daerah Istimewa Yogyakarta di Musim Kemarau

cuaca saat ini lebih dipengaruhi suhu permukaan laut yang cukup hangat di perairan selatan Jawa, memicu terbentuknya awan hujan

Penulis: Santo Ari | Editor: Yoseph Hary W
via tribunnews
BMKG Yogyakarta menjelaskan pemicu hujan di Daerah Istimewa Yogyakarta pada musim kemarau saat ini. (Foto ilustrasi) 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta diperkirakan hujan dalam beberapa hari ke depan, meski saat ini masih musim kemarau. Apa pemicu atau penyebab hujan di musim kemarau, BMKG memberikan penjelasannya berikut ini.

Daftar wilayah/ kecamatan per kabupaten/ kota di wilayah DI Yogyakarta yang diperkirakan turun hujan  dapat disimak di bagian akhir artikel. 

Penjelasan BMKG

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Yogyakarta memprakirakan beberapa wilayah di DIY (Daerah Istimewa Yogyakarta ) akan dilanda hujan dalam beberapa hari ke depan.

Kepala Stasiun Klimatologi BMKG Yogyakarta, Reni Kraningtyas, menjelaskan cuaca saat ini lebih dipengaruhi oleh suhu permukaan laut yang cukup hangat di perairan selatan Jawa.

Sehingga masih memicu terbentuknya awan awan hujan pada saat musim kemarau.  

Dijelaskannya, berdasarkan kondisi dinamika atmosfer-laut per 2 Agustus 2021 kemarin, kondisi angin di atas Pulau Jawa didominasi angin timuran.

Indeks ENSO (El-Nino Southern Oscillation) saat ini masih netral. Diprakirakan kondisi ini akan berlangsung hingga September 2021.

Indeks IOD masih dalam kisaran negatif yang berdampak pada penambahan suplai uap air.

MJO (Madden-Julian Oscillation) diprediksi aktif di belahan bumi bagian timur.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved