Breaking News:

Vaksin Covid 19

6.000 Ibu Hamil Akan Divaksin Moderna Pekan Ketiga Bulan Agustus

Pemerintah Kabupaten Banyumas tengah menyiapkan vaksinasi bagi ibu hamil. Nantinya, vaksinasi bagi mereka menggunakan vaksin Moderna.

Editor: Agus Wahyu
SHUTTERSTOCK/Nixx Photography
Ilustrasi vaksin Covid-19 yang dikembangkan Pfizer dan Moderna berbasis teknologi genetik yang disebut mRNA (messenger RNA). 

TRIBUNJOGJA.COM, PURWOKERTO - Pemerintah Kabupaten Banyumas tengah menyiapkan vaksinasi bagi ibu hamil. Nantinya, vaksinasi bagi mereka menggunakan vaksin Moderna. Rencananya, vaksinasi untuk ibu hamil dilakukan pada pekan ketiga bulan Agustus ini.

Kepala Dinas Kesehatan Banyumas Sadiyanto mengatakan vaksin yang diperbolehkan untuk ibu hamil adalah vaksin Moderna. "Iya, dari Kemenkes, sementara yang boleh baru Moderna," kata Sadiyanto, Rabu (4/8/2021).

Rencananya, vaksin Moderna khusus untuk ibu hamil tersebut akan datang pada pekan ketiga bulan Agustus ini. Jumlahnya sekira 6.000 dosis. "Ada 6.000 karena jumlahnya, di Banyumas, sekira 6.000 orang ibu hamil," jelasnya.

Sadiyanto mengatakan, nantinya, vaksinasi dilakukan melalui Puskesmas demi mempermudah pendataan dan juga koordinasi antar wilayah. Pasalnya, data-data ibu hamil ada di Puskesmas masing-masing.

Ibu hamil yang boleh ikut vaksin Covid-19, di antaranya memiliki suhu tubuh di bawah 37,5 derajat celsius saat pengecekan akan divaksin, tekanan darah di bawah 140/90 mmHg, usia kehamilan di trimester kedua atau di atas 13 pekan.

Kemudian, tidak ada tanda-tanda preeklamsia semisal kaki bengkak, sakit kepala, nyeri ulu hati, pandangan kabur. Tidak pula memiliki riwayat alergi berat seperti sesak napas, bengkak, atau bidur di seluruh tubuh.

Tidak sedang menjalani pengobatan untuk gangguan pembekuan darah, kelainan darah, defisiensi imun, dan penerima produk atau transfusi darah. Kemudian tidak sedang menerima pengobatan imunosupresan seperti kortikosteroid dan kemoterapi. Serta tidak terkonfirmasi positif Covid-19 dalam waktu tiga bulan terakhir.

Baru 12 persen
Sampai dengan saat ini sebanyak 178.540 warga Kabupaten Banyumas atau 12,76 persen yang sudah menjalani vaksinasi. "Jumlah tersebut masih jauh dari target vaksinasi di Banyumas, yaitu sebanyak 1.398.427 sasaran," ujar Bupati Banyumas, Achmad Husein.

Achmad Husein mengatakan tahapan selanjutnya adalah vaksin sebanyak 20 ribu jenis AztraZeneca (AZ). Sampai dengan 2 Agustus 2021, untuk vaksinasi tahap 1, sebanyak 12.147 orang sudah menjalani vaksin dosis 1 dan yang sudah sampai dosis 2 ada 12.381 orang.

Kemudian petugas pelayanan publik yang sudah menjalani vaksin dosis 1 sebanyak 59.834 orang dan yang sudah sampai dosis 2 ada 47.247 orang. Kalangan lansia, vaksin dosis 1 mencapai 63.917 orang dan dosis 2 ada 49.832.

Sementara itu, untuk kalangan masyarakat umum dengan total sasaran 929.911 orang, saat ini yang sudah menjalani vaksin dosis 1 ada 42.640 orang dan yang sudah selesai hingga dosis 2 baru 14.041 orang.

Selain vaksin massal, pemberian vaksin dilakukan juga melalui rumah sakit serta puskesmas-puskesmas. Sebanyak 6.000 dosis vaksin diberikan kepada rumah sakit dan klinik-klinik di Banyumas dan untuk masing-masing puskesmas diberikan jatah 350 vaksin. (Tribunbanyumas)

Baca lengkap Tribun Jogja edisi Kamis 5 Agustus 2021 halaman 06.

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved