Breaking News:

Launching Program ‘Kita Jaga Kyai’, Kakanwil Ungkap 541 Ulama Wafat Selama Pandemi

Ulama adalah pewaris para nabi, yang merupakan sumber keilmuan bagi pesantren, santri dan rujukan masyarakat.

Editor: ribut raharjo
Istimewa
Kakanwil Kemenag DIY Dr Masmin Afif 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Selama pandemi Covid-19, paling sedikit 541 ulama wafat. Padahal ulama adalah pewaris para nabi, yang merupakan sumber keilmuan bagi pesantren, santri dan rujukan masyarakat.

“Bahkan Wakil Presiden menyebut fakta ini sebagai kehilangan besar, maka Kementerian Agama melalui Direktorat Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren bekerjasama dengan Badan Amil Zakat Nasional menginisiasi Program Kita Jaga Kyai,” tandas Kakanwil Kemenag DIY Dr Masmin Afif saat Launching Program Kita Jaga Kyai Tingkat DIY di Aula Mu’allimin Yogyakarta, Senin (2/8/2021).

Hadir dalam kesempatan ini Ketua Baznas DIY Hj. Puji Astuti, MSi, Kepala Dinas Kesehatan DIY dr. Pembayun Setyaningastuti,MKes, Direktur Pesantren-Madrasah Mu’allimin Yogyakarta H. Aly Aulia, Lc, MHum, Kepala Bidang Pendidikan Agama Islam Kemenag DIY Buchori Muslim dan Kepala Kankemenag Kota Yogyakarta Nur Abadi serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Menurut Kakanwil pihaknya terus melakukan sejumlah ikhtiar lahir maupun batin. “Mulai dari Sosialisasi Edaran Menteri Agama Nomor 20 dan 21 Tahun 2021 tentang Pencegahan Covid yaitu 5M+1D dan sementara waktu berdoa dan beribadah dari rumah,” jelasnya. Kakanwil berharap, program Kita Jaga Kyai termasuk pemberian paket imunitas dapat diberikan ke pesantren lainnya di DIY.

Ditambahkan Puji Astuti, ada tiga tujuan program Kita Jaga Kyai. “Pertama, menjaga kesehatan dan kebugaran para kyai. Kedua, memberikan dukungan paket kesehatan untuk para kyai. Dan ketiga memberikan layanan kesehatan bagi para kyai,” ungkapnya.

Menurut Puji, pandemi yang telah terjadi hampir dua tahun ini menyebabkan banyak anak-anak menjadi yatim-piatu. “Ini menjadi tantangan bagi kita, termasuk kehilangan banyak sekali kyai dan tenaga kesehatan,“ sambungnya.

Sementara Pembayun Setyaningastuti mengingatkan, vaksinasi hanya satu langkah dalam menghadapi pandemi. “Wajib dibarengi sejumlah upaya termasuk prokes,” ujarnya. Kasus Covid 19 di DIY, lanjutnya, banyak terjadi pada usia produktif, tapi angka kematian tinggi pada usia 55 tahun ke atas. “Kami sangat berharap program Kita Jaga Kyai ini bisa direplikasi di tingkat kabupaten/kota,” pungkasnya.

Pada kesempatan ini dilakukan pemberian vaksin bagi 485 santri dan 20 paket bantuan imunitas dari Baznas DIY kepada pesantren Mu’allimin Yogyakarta. (kanwil kemenag diy)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved