Breaking News:

Angkat Potensi Pawonsari, Pemkab Gunungkidul Butuh Dukungan Lintas Sektor

Angkat Potensi Pawonsari, Pemkab Gunungkidul Butuh Dukungan Lintas Sektor

Penulis: Alexander Aprita | Editor: Hari Susmayanti
TRIBUNJOGJA/ Alexander Ermando
Pengunjung menikmati pemandangan Gunung Api Purba Nglanggeran di Patuk, Gunungkidul. 

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Potensi Situs Geopark Gunung Sewu di poros Pawonsari (Pacitan, Wonogiri, Wonosari Gunungkidul) terus diupayakan terangkat.

Apalagi kawasan ini disebut sebagai percontohan pengembangan kawasan pantai selatan Jawa.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Gunungkidul Sri Suhartanta mengatakan upaya mengaktifkan kembali poros Pawonsari sedang gencar dilakukan.

"Pembahasan antara 3 kabupaten yang menaungi Gunung Sewu terus dilakukan, termasuk melibatkan pusat," ungkap Sri dihubungi pada Senin (02/08/2021).

Megaproyek di Pawonsari berupaya mengembangkan berbagai aspek, mulai dari infrastruktur, sumber daya, hingga kualitas pelayanan publik di kawasan tersebut. Namun sejumlah kendala masih dijumpai.

Lantaran bukan proyek yang kecil, Sri mengatakan butuh biaya yang tak sedikit dalam upaya pengembangan tersebut.

Ia menilai tidak akan cukup jika pembiayaan hanya mengandalkan 3 kabupaten di 3 provinsi, yaitu DIY, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.

"Butuh dukungan secara lintas sektor, termasuk dari pemerintah pusat," jelasnya.

Baca juga: Pemkab Gunungkidul Kaji Perda RTRW untuk Pengembangan Pawonsari

Baca juga: Kembangkan kawasan Pawonsari, Bupati Gunungkidul Akan Review Perda RTRW

Sri mengatakan pihak swasta, perguruan tinggi, hingga elemen masyarakat perlu dilibatkan jika ingin visi Pawonsari terwujud. Khususnya untuk pengembangan dan pemberdayaan masyarakat setempat.

Ia mengatakan Gunungkidul sudah memiliki 13 titik destinasi wisata di Geosite Gunung Sewu. Belasan destinasi inilah yang nantinya akan dioptimalkan lagi pengembangannya, sekaligus menambah destinasi baru.

"Kami inginnya kawasan ini hidup seperti Nglanggeran atau Bleberan yang sudah berkembang," kata Sri.

Pemkab Gunungkidul pun kini mengharapkan adanya sinergitas dengan 2 wilayah lain hingga pemerintah pusat. Khususnya dalam sinkronisasi kebijakan dalam upaya pengembangan kawasan Pawonsari.

Bupati Gunungkidul Sunaryanta memandang poros Pawonsari perlu diaktifkan kembali. Terutama mengingat potensinya yang begitu besar untuk sektor ekonomi dan pariwisata.

"Tentu pengembangan itu bertujuan untuk kesejahteraan masyarakat setempat," ujarnya beberapa waktu lalu.

Pihaknya optimis pengembangan Pawonsari akan menimbulkan dampak berlipat (multiplier effect). Tak hanya untuk kesejahteraan ekonomi warga, tapi juga pemasukan daerah.(Tribunjogja/Alexander Ermando)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved