Breaking News:

Angka Kematian COVID-19 di Klaten Masih Tinggi, Satgas: Sebagian Besar Lansia dan Komorbid

Perkembangan angka kematian akibat terpapar COVID-19 di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah tergolong masih tinggi. Berdasarkan data dari Satgas COVID-19

Penulis: Almurfi Syofyan | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA/ Almurfi Syofyan
Tim Ahli Satgas COVID-19 Klaten, Ronny Roekmito saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (2/8/2021). 

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Perkembangan angka kematian akibat terpapar COVID-19 di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah tergolong masih tinggi.

Berdasarkan data dari Satgas COVID-19 Klaten, Minggu (1/8/2021) terdapat 37 warga yang dinyatakan meninggal dunia akibat terpapar COVID-19.

Adapun total angka kumulatif kematian akibat COVID-19 di Kabupaten Bersinar menyentuh angka  2.178 kasus.

Tim Ahli Satgas COVID-19 Klaten, Ronny Roekmito mengatakan sebagian besar dari warga yang meninggal dunia adalah kalangan lanjut usia (Lansia) dan warga yang memiliki penyakit penyerta.

Baca juga: 90 Persen Nakes di RS dan Puskesmas Sleman Bakal Disuntik Vaksin Moderna untuk Dosis Ketiga

"Saat ini yang belum menunjukan grafik penururunan adalah angka kematian kita. Nah ini 90 persen yang meninggal itu adalah lansia dan mereka yang memiliki komorbid," ujarnya saat Tribun Jogja temui di ruang kerjanya, Senin (2/8/2021).

Menurut Ronny, para lansia yang terpapar COVID-19 banyak yang tidak mau dirujuk ke rumah sakit karena takut saat menjalani perawatan di rumah sakit.

"Lansia ini banyak yang tidak mau di rujuk ke rumah sakit, selain itu banyak juga yang tidak mau divaksin," jelasnya.

Sementara itu, Bupati Klaten, Sri Mulyani mengatakan tren kasus mingguan dan bulanan COVID-19 di daerah yang ia pimpin mengalami penurunan. Namun angka kematian akibat COVID-19 masih cukup tinggi.

"Ada beberapa faktor yang mempengaruhi yakni seperti pasien yang menolak untuk dibawa ke rumah sakit, pasien dengan komorbid hingga keterlambatan rujukan dan kekurangan tempat tidur di rumah sakit," jelasnya.

Baca juga: Sekda DIY Klaim PPKM Level 4 Mulai Membuahkan Hasil untuk Tekan Penularan Covid-19

Ketua Satgas COVID-19 Klaten itu menambahkan, berbagai upaya telah dilakukan oleh pihaknya seperti mendorong warga yang terpapar COVID-19 untuk bersedia menjalani perawatan di tempat isolasi terpusat sehingga memudahkan untuk memantau kondisinya.

Ia juga menegaskan, jika Pemerintah Kabupaten Klaten hingga saat ini masih terus berusaha untuk menjalankan operasi yustisi COVID dan menginstruksikan penerapan program jogo tonggo di masyarakat demi menekan angka penyebaran COVID-19. (Mur)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved