Breaking News:

Danais untuk Covid19

Pemda DIY Mulai Salurkan Rp22,6 M Danais ke Seluruh Desa Guna Tangani Covid-19

Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X menyebut bahwa Pemerintah DIY telah merancang skema penyaluran Dana Keistimewaan (Danais).

Penulis: Yuwantoro Winduajie | Editor: Agus Wahyu
TRIBUNJOGJA.COM / Ahmad Syarifudin
Paniradya Pati Paniradya Keistimewan DIY, Aris Eko Nugroho. 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X menyebut bahwa Pemerintah DIY telah merancang skema penyaluran Dana Keistimewaan (Danais). Nantinya, kalurahan yang ada di DIY dapat menerima bantuan sebesar Rp50 hingga Rp145 juta untuk tangani pandemi Covid-19.

"Danais akan kita gunakan, kita sedang coba mendesain, bagaimana menangani Covid-19 ini agar kelurahan kira-kira mendapatkan Rp50 juta. Tapi, saya minta Rp50 juta ini sudah harus jelas satuannya, karena di desa juga ada APBN Desa dan APBD Desa. Jadi, pertanggungjawabannya akan berbeda," ujar Sri Sultan seusai rapat dengan pimpinan dewan, Kamis (29/7/2021).

Kebijakan ini diambil setelah pemerintah pusat melalui Kementerian Keuangan RI telah menyetujui realokasi anggaran Pemda DIY untuk penanganan Covid-19, termasuk yang bersumber dari Danais.

Sementara itu, Paniradya Pati Paniradya Keistimewan DIY, Aris Eko Nugroho mengaku, telah menindaklanjuti instruksi Sri Sultan HB X. Pemerintah desa pun diminta untuk segera melakukan perubahan APBDes agar dapat segera mengakses dana bantuan yang bersumber dari Danais tersebut.

"Karena dana itu kan masuk pada pendapatan di APBDes dan harus keluar sebagai belanja. Kalau mereka bisa hari ini (kemarin, Red) bisa melakukan itu, Senin besok pencairan ya silakan," katanya.

Pasca PMK anyar diterbitkan, saat ini pihaknya telah menyelesaikan upaya pergeseran anggaran atau refocusing Danais. Dari upaya refokusing yang telah dilakukan, pihaknya mengalokasikan Danais sebesar Rp80,1 miliar khusus untuk penanggulangan pandemi Covid-19.

"Dana yang kemudian kita siapkan Rp 80,1 miliar ini kita bagi menjadi dua poin," jelasnya.

Poin pertama, lanjut Aris, Danais diperuntukkan secara langsung pada program kegiatan yang dieksekusi oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Di dalamnya juga termasuk bantuan keuangan pada desa dengan total alokasi sekitar Rp49,7 miliar.

Aris menjelaskan, dana sebesar Rp49 miliar digunakan untuk berbagai kegiatan seperti percepatan vaksinasi yang dilakukan oleh beberapa OPD seperti Dinas Koperasi dan UMKM DIY, Dinas Kebudayaan, dan Dinas Perhubungan.

Sedangkan dana bantuan ke kalurahan jumlahnya disiapkan sebanyak Rp22,6 miliar dan akan dibagi ke 392 kalurahan di DIY. Jika prosesnya lancar, bantuan tersebut dapat dicarikan pada awal Agustus 2021.

Setiap desa nantinya akan mendapatkan dana yang berbeda antara satu dengan yang lainnya. Penentuan besaran dana adalah berdasarkan jumlah RT merah dan ada tidaknya kelompok jaga warga.

"Dana paling kecil itu Rp50 juta terbesar Rp145 juta. Kebanyakan mendapatkan Rp50 juta, karena berkaitan ada tidaknya jaga warga di kalurahan (desa) yang bersangkutan sama data RT merah yang kami peroleh," katanya.

Ia mengungkapkan ada satu desa yang mendapatkan Danais terbesar, yakni adalah Baturetno yang mendapatkan Rp145 juta. "RT merah ini ada bantuan khusus. Kalau mendapatkan Rp145 juta merahnya paling banyak seperti itu," kata dia.

Lebih jauh, Aris menambahkan, Danais senilai Rp30,4 miliar juga dialokasikan ke dalam anggaran Belanja Tak Terduga (BTT) Pemda DIY. Sehingga total alokasi BTT yang dimiliki Pemda DIY pun bertambah, kini menjadi Rp90 miliar. (tro)

Selengkapnya baca Tribun Jogja edisi Sabtu 31 Juli 2021 halaman 05.

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved