Minum Obat Sambil Minum Kopi, Apa Saja Efek Sampingnya?

Dari mulai efek samping ringan hingga efek samping yang serius. Ini yang perlu diwaspadai jika minum obat sambil minum kopi

Penulis: Mona Kriesdinar | Editor: Mona Kriesdinar
net
ilustrasi 

11. Interaksi Levothyroxine (Synthroid, Levothroid, Levoxyl, dan lainnya) dan Kopi

Beberapa jenis kopi dapat mengurangi jumlah levothyroxine yang diserap saat diminum.

Ini dapat menurunkan seberapa baik levothyroxine bekerja.

Hindari minum kopi pada saat yang sama saat Anda mengonsumsi levothyroxine dan selama satu jam setelahnya.

12. Interaksi Lithium dan Kopi

Tubuh Anda secara alami menghilangkan lithium. Kafein dalam kopi dapat meningkatkan kecepatan tubuh Anda menghilangkan litium.

Jika Anda mengonsumsi produk yang mengandung kafein dan Anda mengonsumsi litium, hentikan penggunaan produk kafein secara perlahan.

Menghentikan kafein terlalu cepat dapat meningkatkan efek samping litium.

13. Interaksi Pengobatan untuk Depresi (MAOIs) dan Kopi

Kafein dalam kopi bisa merangsang tubuh. Beberapa obat yang digunakan untuk depresi juga dapat merangsang tubuh.

Minum kopi dan minum obat untuk depresi dapat menyebabkan terlalu banyak rangsangan dan efek samping yang serius termasuk detak jantung yang cepat, tekanan darah tinggi, gugup, dan lainnya.

Beberapa obat yang digunakan untuk depresi termasuk fenelzin (Nardil), tranylcypromine (Parnate), dan lainnya.

14. Interaksi Obat untuk Depresi (Tricyclic Antidepressants) dan Kopi

Kopi mengandung bahan kimia yang disebut tanin. Tanin dapat mengikat banyak obat dan menurunkan jumlah obat yang diserap tubuh.

Untuk menghindari interaksi ini, hindari kopi satu jam sebelum dan dua jam setelah minum obat untuk depresi yang disebut antidepresan trisiklik.

Beberapa obat untuk depresi termasuk amitriptyline (Elavil) atau imipramine (Tofranil, Janimine).

15. Interaksi obat yang memperlambat pembekuan darah (obat antikoagulan / antiplatelet) dan kopi

Kopi bisa memperlambat pembekuan darah. Minum kopi bersama dengan obat-obatan yang juga memperlambat pembekuan dapat meningkatkan kemungkinan memar dan pendarahan.

Beberapa obat yang memperlambat pembekuan darah termasuk aspirin, clopidogrel (Plavix), diklofenak (Voltaren, Cataflam, lainnya), ibuprofen (Advil, Motrin, lainnya), naproxen (Anaprox, Naprosyn, lainnya), dalteparin (Fragmin), enoxaparin (Lovenox) , heparin, warfarin (Coumadin), dan lainnya.

16. Interaksi Pentobarbital (Nembutal) dan Kopi

Efek stimulan dari kafein dalam kopi dapat memblokir efek pentobarbital yang menghasilkan tidur.

17. Interaksi Fenotiazin dan Kopi

Kopi mengandung bahan kimia yang disebut tanin. Tanin dapat mengikat banyak obat dan menurunkan jumlah obat yang diserap tubuh. Untuk menghindari interaksi ini, hindari kopi satu jam sebelum dan dua jam setelah minum obat fenotiazin.

Beberapa obat fenotiazin termasuk fluphenazine (Permitil, Prolixin), chlorpromazine (Thorazine), haloperidol (Haldol), prochlorperazine (Compazine), thioridazine (Mellaril), dan trifluoperazine (Stelazine).

18. Interaksi Phenylpropanolamine dan Kopi

Kafein dalam kopi bisa merangsang tubuh. Fenilpropanolamin juga dapat merangsang tubuh.

Mengkonsumsi kafein dan fenilpropanolamin bersama-sama dapat menyebabkan terlalu banyak rangsangan dan meningkatkan detak jantung, tekanan darah, dan menyebabkan kegugupan.

19. Interaksi Riluzole (Rilutek) dan Kopi

Tubuh memecah riluzole (Rilutek) untuk menyingkirkannya. Minum kopi dapat menurunkan kecepatan tubuh memecah riluzole (rilutek) dan meningkatkan efek serta efek samping riluzole.

20. Interaksi Obat perangsang dan Kopi

Obat perangsang mempercepat sistem saraf. Dengan mempercepat sistem saraf, obat stimulan dapat membuat Anda merasa gelisah dan mempercepat detak jantung Anda.

Pada waktu bersamaan, kafein dalam kopi juga dapat mempercepat sistem saraf.

Minum kopi bersama dengan obat stimulan dapat menyebabkan masalah serius termasuk peningkatan detak jantung dan tekanan darah tinggi.

Hindari mengonsumsi obat perangsang bersamaan dengan kopi.

Beberapa obat stimulan antara lain diethylpropion (Tenuate), epinefrin, phentermine (Ionamin), pseudoephedrine (Sudafed), dan banyak lainnya.

21. Interaksi Teofilin dan Kopi

Kafein dalam kopi bekerja mirip dengan teofilin. Kafein juga dapat menurunkan kecepatan tubuh menghilangkan teofilin.

Minum kopi dan teofilin dapat meningkatkan efek dan efek samping teofilin.

22. Interaksi Verapamil (Calan, Covera, Isoptin, Verelan) dan Kopi

Tubuh memecah kafein dalam kopi untuk menghilangkannya. Verapamil (Calan, Covera, Isoptin, Verelan) dapat menurunkan seberapa cepat tubuh menghilangkan kafein.

Minum kopi dan verapamil (Calan, Covera, Isoptin, Verelan) dapat meningkatkan risiko efek samping kopi termasuk gelisah, sakit kepala, dan peningkatan detak jantung. (*/WebMD)

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved